IKLAN

Wujudkan Program Pemprov, Ini Strategi Jitu GSVL-MOR Tekan Angka Kemiskinan di Monado


Wawali Manado, Mot Bastiaan saat membuka Rakor SPKD-ODSK di Pemkot Manado

Wawali Manado, Mot Bastiaan saat membuka Rakor SPKD-ODSK di Pemkot Manado

MANADO – Pemkot Manado dibawah kepemimpinan GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado langsung memfolow up program Pemprov Sulut terkait Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah-Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (SPKD-ODSK).

Ini dibuktikan dalam Rakor dibuka Wawali Mor Bastiaan mewakili Wali Kota GSVL, Selasa (24/5) di ruang Tolu Kantor Pemkot Manado dihadiri  para kepala SKPD penyalur bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

Dalam rakor tersebut, Wawali Mor didampingi Sekkot, Haefrey Sendoh, Asisten Administrasi Umum Dra. Henny Giroth, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hji. Rum Usulu serta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (BPMK), Spener Tahulendeng.

Para pejabat Pemkot Manado antusias mengikuti Rakor SPKD-ODSK

Para pejabat Pemkot Manado antusias mengikuti Rakor SPKD-ODSK

“Tujuan acara rakor SPKD-ODSK ini untuk mengetahui kondisi kemiskinan masyarakat kota Manado dan mencari upaya – upaya pemecahan permasalahannya,” kata Mor.

Penanggulangan kemiskinan menurur Mor, kebijakan dan program pemerintah yang dilakukan secara terencana, sistematis, tersinkronisasi untuk mengurangi jumlah penduduk miskin di Kota Manado dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pemkot Manado sendiri telah mempunyai strategi jitu dalam rangka mendukung program yang dicanangkan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandou.

Ini terungkap dalam pemaparan Sekretaris Bappeda, Remy Sumilat. Dia menjelaskan program–program Pemkot Manado yang sementara berjalan, dan yang akan dilaksanakan, seperti Universal Coverage (UC), bantuan Rumah, Keluarga harapan, Raskin yang harus diberikan kepada penerima bantuan menurut data by name by address. Begitu juga dengan upaya membuka akses pada kawasan kumuh dan miskin.

Penjelasan Wawali terkait pemaparan materi masing – masing SKPD penyalur bantuan kepada masyarakat kurang mampu, menekan Inflasi dan pengangguran, mencegah naiknya harga sembako, operasi pasar dengan menekan harga pasar.

“Hambat penjualan keluar kota Manado karena akan melonjak harganya, kita harus memperlebar pintu masuk dan memperkecil pintu keluar,” tegasnya.

Untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan mengurangi jumlah penduduk miskin di kota Manado, menurutnya, perlu kerjasama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder). “Ini diperlukan program pembangunan yang disusun untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Wawali. (antoreppy)