IKLAN

Wartawan Terbatas Meliput Pendaftaran Balon Pilkada Manado, Ini Alasan Ketua KPU Paransi


Puluhan wartawan yang tidak dapat masuk untuk melakukan peliputan didalam kantor KPU Manado. (Foto/saleh.manadoline.com)

Puluhan wartawan yang tidak dapat masuk untuk melakukan peliputan didalam kantor KPU Manado. (Foto/saleh.manadoline.com)

MANADO- Suasana di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado Selasa (28/7) pagi sekitar pukul 10.00 Wita, berubah kacau. Pasalnya, puluhan wartawan yang ingin meliput pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado melakukan pendaftaran, dilarang meliput tanpa ada ID Card press yang dikeluarkan KPU Manado.

Tak pelak, puluhan wartawan baik dari media cetak dan elektronik mengamuk. Karena, moment untuk mendapatkan gambar serta wawancara dengan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terancam tak dapat.

Jeffri wartawan televisi nasional mengatakan, ini artinya KPU Manado tidak siap menyambut paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan mendaftar. “Kami disini untuk meliput, kenapa tidak diijinkan. Ini agar masyarakat bisa tahu apa yang akan kami informasikan,” tegas Jeffri.

Sementara Ketua KPU Manado Eugenius Paransi mengaku, kalau ada beberapa wartawan yang tidak dapat ID Card Perss, karena memang dicetak hanya terbatas. “Kiranya ini menjadi pengertian bagi relan-rekan wartawan untuk dimaklumi. Kami mohon untuk teman-teman wartawan memprioritaskan paslon yang akan mendaftar,” jelas Paransi. (alen)