IKLAN

Warga Minsel Protes Lape, Minta Reses Jangan Hanya Fokus Manado Daerah Lain Diabaikan


Wakil Ketua MPR RI, E.E. Mangindaan saat hadir dalam Reses anggota DPRD Kota Manado Anita De Blouwe

Wakil Ketua MPR RI, E.E. Mangindaan (tengah) saat hadir dalam Reses anggota DPRD Kota Manado Anita De Blouwe

MANADO— Siapa tak kenal tokoh nasional asal Bumi Nyiur Melambai, E.E Mangindaan. Bertahun-tahun berkiprah di pusat lewat lembaga DPR-RI, bahkan pernah menjabat menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu bentukan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan kini terpilih lagi sebagai wakil rakyat dapil Sulut menjabat wakil ketua MPR-RI periode 2015-2020, nama Sulut harum dibuatnya.

Di tangan dingin Lape, sapaan akrab mantan Gubernur Sulut yang terkenal dengan mottonya “Torang Samua Basudara” ketika itu, kemajuan Sulut diperhitungkan daerah lain di Indonesia ini.

Sejak awal pecan kemarin, Lape yang pernah mengangkat harum klub sepak bola Sulut dengan sebutan “Tim Badai Biru” terlihat berada di Manado. Di beberapa lokasi, ayah tercinta Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan ini terlihat akarb dengan warga Kota Manado.

“Bapak lagi menggelar Reses untuk menjaring aspirasi masyarakat Sulut untuk beliau perjuangkan di pusat,’’ kata salah satu anggota DPRD Manado. Tadi malam Lape juga terlihat nimbrung dalam Reses Deasy Roring, ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Manado di kelurahan Bumi Nyiur.

Sayang, di balik ketokohan Lape yang dikenal dekat dengan masyarakat Sulut, ada juga secuil masyarakat memprotes Reses yang digelar Lape. Adalah Venty Najoan. Dirinya meminta agar Lape jangan hanya focus menggelar reses di Kota Manado.

“Daerah Minahasa Selatan itu juga masuk wilayah Sulut. Beliau itu wakil rakyat di pusat asal Sulut. Jangan hanya focus di Kota Manado dong menggelar reses. Apalagi beliau itu asli Amurang, Minsel. Perhatikan donk kampungnya,’’ tegas tokoh masyarakat Kecamatan Motoling Barat, Minsel ini.

Sebagai representasi rakyat Sulut di lembaga perlemen pusat, Najoan meminta kalau perlu Lape menggelar reses di seluruh wilayah kabupaten/kota di Bumi Nyiur Melambai ini.

“Iya, karena beliau itu dipilih warga Sulut yang terdiri dari beberapa kabupaten/kota di sini. Saya kira, banyak aspirasi rakyat dari daerah lain bukan hanya di Kota Manado yang harus diperjuangkan beliau di pusat,’’ sambung Kendy Kodongan, tokoh pemuda Motoling. Mangindaan belum berhasil dikonfirmasi untyuk dimintai tanggapannya soal pernyataan dua tokoh Minsel itu. Saat dihubungi via selulernya di nomor 0817171xxx pagi tadi belum aktif. (anto reppy)

 

Manado Fiesta 2017