IKLAN

Warga Keluhkan Proyek Tanggul Penanggulangan Bencana di Pulau Lembeh


Salah satu Tanggul Penanggulangan Bencana yang dibangun di Pulau Lembeh

Salah satu Tanggul Penanggulangan Bencana yang dibangun di Pulau Lembeh

BITUNG-Proyek Tanggul Penanggulangan Bencana di Kecamatan Lembeh Selatan dan Lembeh Utara, terindikasi bermasalah, menyusul laporan Ibu Mariam Manabung (40) warga Kelurahan Batulubang kepada DPRD Kota Bitung. Merespons aspirasi masyarakat tersebut, Komisi A dan C DPRD Kota Bitung, Senin (5/10), meninjau 12 titik pembangunan Tanggul Penanggulangan Bencana.

Dilokasi proyek tersebut ditemukan banyak kenjagalan termasuk titik lokasi yang tidak sesuai peruntukan awal, serta proyek yang dinilai asal jadi dan tidak sesuai bestek. Proyek yang menngunakan dana APBN, dimana setiap titiknya bernilai 80 juta ini dianggap menyalahi aturan dan tidak sesuai perencanaan awal oleh BPBD Kota Bitung.

“Proyek ini sangat memiriskan, Proyek Pemerintah Pusat untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dengan membangun tanggul dititik-titik yang dinilai rawan bencana longsor, justru akan berakibat bencana baru bagi masyarakat karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab,” Ketua Komisi A DPRD Kota Bitung, Victor Tatanude, SH.

 

Tatanude menjelaskan, berdasarkan pengakuan warga, masyarakat menyesali kenapa dilakukan penggalian kalau memang tidak akan dilaksanakan pekerjaan proyek tersebut, apabila terjadi hujan maka kemungkinan besar dilokasi yang telah digali tersebut terjadi longsor. (jones)