IKLAN

Warga Keluhkan Pengurusan e-KTP, Kadis Capilduk: Cetakannya Hanya 30 Buah Per Hari


Drs. Efraim Lomboan

Drs. Efraim Lomboan

BITUNG-Warga mengeluhkan pembatasan jumlah orang yang akan mengurus KTP elektronik (e-KTP) di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Kota Bitung. Pasalnya, banyak waktu yang telah dikorbankan oleh masyarakat untuk mengurus e-KTP, tetapi pihak Discapilduk hanya membatasi satu hari 40 orang.

 

“Saya sudah dua hari bolak balik di kantor Discapilduk ini, tetapi belum bisa melakukan perekaman karena dibatasi, satu hari hanya boleh empat puluh orang, sedangkan ada pekerjaan yang sudah kami korbankan,” keluh Teddy Dalambide (41) warga Pateten kepada manadoline.com, Jumat (24/4).

 

Menanggapi keluhan warga, Kepala Discapilduk Kota Bitung Drs. Efraim Lombaan ketika dikonfirmasi manadoline.com, Sabtu (25/4), menjelaskan pembatasan perekaman dan pencetakan e-KTP adalah bagian dari kebijakan yang harus diambil karena alat untuk mencetak e-KTP tidak bisa melebihi 30 buah per hari.

 

“Alat pencetakan e-KTP satu hari hanya 30 buah, kalau lebih maka hasilnya tidak bagus atau  rusak. Jadi satu hari hanya dibatasi tiga puluh orang bukan empat puluh orang, lebih satu saja misalnya tiga puluh satu orang, hasil yang ke-31 tersebut pasti akan rusak,” jelas Lombaan.

 

Ia menambahkan, kebijakan ini dilakukan tidak ada unsur kesengajaan tetapi karena memang kemampuan mesin untuk mencetak e-KTP yang memang terbatas. “Kami harap masyarakat yang akan mengurus e-KTP bisa memahami hal ini, sehingga proses pengurusan e-KTP bisa berjalan dengan baik, demi kepentingan kita semua, Discapilduk akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik,”” pungkasnya. (jones)