IKLAN

DPRD Semprot Pihak Kecamatan

Warga Keluhkan Drainase depan Pemkot


DPRD Semprot Pihak Kecamatan

Arthur Patth

Arthur Patth

MANADO – Buruknya penataan drainase menjadi salah satu penyebab banjir di kota Manado. Seperti terpantau di kawasan kantor Pemerintah Kota dan DPRD Kota Manado, drainase tidak lagi berfungsi karena sudah tersumbat sehingga terjadi genangan air dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.
“Ini got so nda berfungsi, so ta prop kong bau lagi. Kita heran lagi, masa Cuma di muka kantor Walikota nda ta urus,” ujar Jonly heran. Warga lainnya ikut pesimis dengan kinerja pemerintah terhadap penataan drainase, karena kondisi drainase di kawasan pemkot tidak tertata dan terurus. “Bagaimana mau bagus sedang got di kantor Walikota nda terurus, apalagi yang di jauh,” tutur mereka.
Sementara itu, wakil rakyat di DPRD Kota Manado Arthur Paath, saat dimintakan tanggapannya terhadap persoalan ini, meminta instansi terkait untuk memperhatikan kondisi drainase yang sudah tidak berfungsi kemudian dilakukan perbaikan.
“Instansi terkait harus memperhatikan kondisi drainase yang sudah tidak berfungsi. Segera diperbaiki apalagi berada di kompleks perkantoran Pemkot,” tutur legislator muda Manado ini.
Politisi Hanura ini juga menyayangkan sikap pihak kecamatan yang cuek dengan hal sekecil ini. Apalagi yang membuat malu, drainase yang dikeluhkan warga berada di depan kantor Pemkot.
Dia juga mengkritisi kinerja Dinas Tata Kota yang kelihatannya hanya mengurus masalah perijinan, sementara penataan kota terabaikan. Hal ini terlihat dari wajah kota Manado yang tidak nampak perubahan dan selalu stagnan.
“Apa sih kerjanya Camat dan Distakot. Jangan hanya urus masalah perijinan saja, wajah kota saja selalu stagnan tidak ada perubahan. Harus punya strategi program mengenai penataan kota,” tegasnya. (christian).