IKLAN

Walikota Kotamobagu Promosi Potensi Ikan Air Tawar di Rakernis Perikanan dan Kelautan se Sulut


 

Suasana Rakernis Kelautan dan Perikanan se Sulut di Kotamobagu. (f-humas kk)

Suasana Rakernis Kelautan dan Perikanan se Sulut di Kotamobagu. (f-humas kk)

KOTAMOBAGU – Sektor perikanan menjadi salah satu unggulan Pemkot Kotamobagu. Dengan luas 350 hektare budidaya ikan air tawar potensinya cukup menjanjikan di Kotamobagu.

Hal tersebut disampaikan Walikota Ir Hj Tatong Bara saat membuka Temu Koordinasi dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pembangunan Kelautan dan Perikanan se Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (9/4).

Selain itu mengatakan sektor Kelautan dan Perikanan memiliki peran penting dalam menopang pembangunan, disamping ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. “Pembudidayaan ikan, pengolahan hasil perikanan dan pemasaran hasil perikanan, juga secara langsung telah menopang pencapaian beberapa tujuan dan sasaran pembangunan di daerah,” tegas walikota yang juga Ketua DPW Partai Amanat Nasional Sulut itu.

Masih menurut walikota pada tahun 2014 silam, produksi perikanan di Kota Kotamobagu mencapai 498,77 ton. “Dengan luas potensi kolam yang mencapai 350 hektare, maka sektor perikanan budidaya di wilayah Kota Kotamobagu merupakan salah satu potensi yang sangat menjanjikan,” terangnya serius.

lebih lanjut juga dikatakan, selain pengembangan ikan air tawar, jenis ikan nila dan ikan mas, Pemerintah Kota Kotamobagu juga berharap agar ke depan nanti, potensi pengembangan ikan hias di daerah ini, juga dapat dijadikan sebagai salah satu skala prioritas, dalam pembangunan bidang perikanan. “Tersedianya sarana dan prasarana yang dimiliki Kota Kotamobagu berupa fasilitas pasar benih ikan, maka Kotamobagu juga sangat layak untuk pengembangan ikan hias,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bobakidan Hotel Tamasya Kotamobagu tersebut, juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan para Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan se Provinsi Sulawesi Utara. (mara)

 

Manado Fiesta 2017