IKLAN

Wali Kota Tak Nyenyak Tidur, Maraton Temui Warga Korban Banjir


Wali Kota Vicky Lumentut saat menemui warga korban banjir di lokasi pengungsian Januari lalu

Wali Kota Vicky Lumentut saat menemui warga korban banjir di lokasi pengungsian Januari lalu

Manado Tanggap Darurat,3 Ribu Warga Mengungsi

MANADO—Intensitas curah hujan tinggi yang terjadi belakanga ini di Manado membuat Wali Kota GS Vicky Lumentut tak bisa tidur nyenyak. Buktinya, hujan yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu (11/1), GSVL, sapaan Wali Kota bersama Kadis Sosial Frans Mawitjere dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menyisir sejumlah lokasi-lokasi banjir dan rawan tanah longsor.

Wali Kota langsunvg menemui warganya. Seperti di Kelurahan Bailang, GSVL turun langsung menyusuri lereng bukit Buha untuk mengunjungi warga yang tertimpah tanah longsor sambil mengimbau, agar warga selalu siaga dan terus waspada disaat hujan cukup tinggi karena bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

“Saya memantau terus sejak jam 10 malam (Sabtu 10/1). Memasuki jam 12 menuju jam 1 subuh ternyata kondisi permukaan air semakin tinggi. Alat ukur yang kita gunakan di Komo Luar,’’ jelas GSVL. Menurut Wali Kota, pada minggu dinihari, ketinggian air naik sampai pada titik 3,6 meter. “Pada posisi memasuki di atas 2,5 meter, saya perintahkan semua yang ada di pinggiran sungai untuk segera mengungsi. Lebih baik kita mencegah daripada nanti kesulitan. Camat dan Lurah saya minta di lapangan,’’ ujar GSVL yang siang tadi memantau Sungai di Kima Atas dan Bailang. Dengan kondisi ini, Wali Kota langsung menyatakan Manado status tanggap darurat. “Ada sekitar 3 ribu warga saat ini di lokasi titik pengungsian. Oleh BPBD mereka sudah didrop makanan. Manado tanggap darurat sampai tujuh hari kedepan.’’ Tegas Wali Kota. (***)

Tak Tega Lihat Warganya, Hingga Subuh Temani Masyarakat Bunaken di Pasar Bersehati

Wali Kota Vicky Lumentut menemui warga Pulau Siladen yang tidak bisa pulang akibat arus kerasnya gelombang laut di Pasar Bersehati saat musim bencana Januari baru-baru ini

Wali Kota Vicky Lumentut menemui warga Pulau Siladen yang tidak bisa pulang akibat arus kerasnya gelombang laut di Pasar Bersehati saat musim bencana Januari baru-baru ini

Inilah kondisi warga Pulau Siladen selama 2 hari di Pasar Bersehati saat bencana ketika itu

Inilah kondisi warga Pulau Siladen selama 2 hari di Pasar Bersehati saat bencana ketika itu

SEJUMLAH warga kepulauan Bunaken harus rela belum tak pulang rumah menyusul arus gelombang ombak yang tak memungkinkan mereka melakukan perjalananb pulang dengan menggunakan kapal motor.

Warga Bunaken inipun terpaksa nginap tepi pantai pasar Bersehati menunggu redahknya gelombang laut. Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut yang sejak pagi memamtau sejumlah lokasi rawan banjir pun tak tega melihat warga Bunaken yang hanya menginap apa adanya.

Tak tanggung-tanggung, orang nomnor satu di Kota Manado ini rela menemani warga Bunaken di pengungsian sambil meminta mendrop makanan dari Pemkot Manado.

Sementara itu, Dinas Sosial juga sudah membuka dapur umum di beberapa titik untuk melayani masyarakat yang mengungsi. Juga ada satu titik dapur umum dari Provinsi. “Kami membuka di beberapa titik di tempat yang dekat dengan yang mengungsi. Selain dapur umum, BPBD juga menyiapkan makanan siap saji yang harus didrop tanpa harus menunggu masakan di dapur umum. Sudah dibagikan sejak tadi pagi dan makan malam ini,’’ ujar Wali Kota. (adv/anto reppy)

 

Manado Fiesta 2017