IKLAN

Wali Kota ROR: Jangan Rusak Kerukunan Orang Manado, Warga Ajak Serukan #TorangNdaTakoTeror


Royke Roring

Royke Roring

MANADO – Menyusul terror bom yang sempat mengguncang warga Kota Manado, Sabtu (16/1) pagi sekitar pukul 06.00 Wita di jalan WR Supratman Kelurahan Lawangirung, Komo Dalam, sponta menjadi perhatian penjabat Wali Kota Manado, Royke O. Roring.

Dia meminta seluruh warga Kota Manado tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut. Apalagi terror bom itu dikabarkan terjadi depan Masjid Raya A. Yani.

“Jangan rusak perdamaian warga Kota Manado, terutama Sulut yang sudah terbina selama bertahun-tahun ini. Saya minta warga Manado tidak terpancing, terprovokasi. Tetap sama-sama membina dan menjalin kehidupan yang rukun dana damai,” kata ROR, sapaan Roring.

Warga Kota Manado juga ramai-ramai mengutuk perlakuan oknum tak bertanggungjawab yang sengaja meneror kedamaian di ibukota Provinsi Sulut ini.

“Teroris musuk semua umat beragama.. Karna mereka Teroris tidak beragama,” tulis Arthur Rarun  dalam akun FB-nya terkait terror bom depan masjid A Yani tersebut.

Bahkan hanstag #KamiTidakTakut yang poppuler di medso pasca peristiwa Bom Sarinah, Jalan Thamrin Jakarta pun ikut diserukan warga Manado lewat akun FB mereka. “Ayo… rame-rame katakana “torangnyandatako,” kata Chris Manto.

Sekadar diketahui, benda mencurigakan yang dikira bom itu ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan, Ahmad Nupu (47) wearga Kelurahaan Taas.

Benda tersebut dibungkus plastik merah ditutup karung putih. Berdasarkan hasil disposal tim Gegana Polda Sulut dinyatakan benda itu bukan bom. Benda tersebut berisi 1 buah Accu kering warna hitam 12 volt, kabel hitam dan merah, jerigen putih berisi pasir bercampur kerikil.

Kemudian dibalut lakban bening dan diisi dalam tas plastik merah kemudian ditutup dgn karung warna putih. Diduga kuat barang tersebut sengaja dibuat oknum tak bertaggung jawab sebagai bentuk atau upaya Terror yang sengaja meresahkan stabilitas keamanan di Manado.

Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung berjanji akan mengejar pelaku yang telah menebar terror tersebut. “Meskipun ternyata ini bukan bom, tapi ini sudah bentuk terror kepada warga. Kami akan kejar pelakunya,” janji Marpaung. (antoreppy)