IKLAN

Jawab Keluhan Masyarakat, Wali Kota: Tarif Angkot Turun Jadi Rp3.400


Vicky Lumentut

Vicky Lumentut

MANADO—Pemkot Manado melalui Wali Kota, GS Vicky Lumentut akhirnya menjawab harapan masyarakat beberapa waktu lalu terkait Perwako 47 tahun 2014 soal keluhan tariff angkot yang dinilai sangat memberatkan.
Ini terungkap pasca Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Perekonomian Sofyan Djalil mengumumkan harga BBM turun per 1 Januari. Dimana
BBM jenis Premium dari Rp8.500 menjadi Rp7.600 dan harga solar dari Rp7.500 menjadi Rp7.250.
Terkait dengan itu, tak sampai 24 jam pasca diumumkan turunnya harga BBM, GSVL, sapaan akrab Wali Kota secara prinsip membatalkan Perwako nomor 47 tahun 2014 soal tariff angkot lama dengan mengeluarkan SK Wali Kota Nomor 01 tahun 2015 yang intinya menurunkan kembali tariff angkot berkisar Rp300-500.
”Jauh sebelum Pemerintah menaikkan harga BBM pada 18 November lalu, yakni BBM Premium naik dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 dan harga solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500 saya telah perintahkan Dishub membuat beberapa skenario terkait penyesuaian tarif angkutan dalam kota,’’ jelas GSVL.
Skenario GSVL pun akhirnya terbukti. Tepat 1 Januari terjadi penurunan BBM, Pemkot pun langsung menyesuaikan penurunan tariff angkot dalam Kota Manado. “Karena telah memiliki scenario tadi, kita pun langsung menyesuaikan yang sebelumnya tariff Rp3.800 kini menjadi Rp3.400 atau turun Rp400.” GSVL, Jumat (2/1) lalu. (anre)