IKLAN

Bersama Kedubes, Konjen AS Tanam Pohon Kehidupan, Temukan Penjualan Satwa Laut Ilegal

Wali Kota GSVL Terapkan Kebijakan Presiden Obama di Manado


Bersama Kedubes, Konjen AS Tanam Pohon Kehidupan, Temukan Penjualan Satwa Laut Ilegal

Wali Kota Vicky Lumentut dan Dubes AS Mr Robert Blake Jr menanam pohon kehidupan di Alungbanua, Bunaken

Wali Kota Vicky Lumentut dan Dubes AS Mr Robert Blake Jr menanam pohon kehidupan di Alungbanua, Bunaken

MANADO— Dubes Amerika untuk Indonesia, Mr Robert Blake Jr didampingi Konjen Amerika di Surabaya, Mr Jouquin Monserrate benar-benar memanfaatkan kesempatan memanjakan mata dengan mengunjungi lokasi-lokasi wisata dan budaya Manado, Jumat (9/1) akhir pecan kemarin.

Saat diajak Wali Kota, GS Vicky Lumentut ke Pulau Bunaken, tepatnya Kelurahan Alungbanua, Kedubes AS bersama rombongan keindahan Bunaken sangat menakjubkan.

Disitu, Walikota, Kedubes dan Konjen AS menyempatkan diri menanam pohon kehidupan. “Pohon Sirsak. saya tanam ini, semoga bisa bertumbuh dan berbuah untuk warga di sini dan demi pelestarian lingkungan di obyek wisata Bunaken yang sudah dikenal luas manca negara. Dan mudah-mudahan, nanti saya bisa balik ke sini untuk menikmatinya,” ungkap Dubes Blake melalui penterjemahnya.

Sepanjang perjalanan di sejumlah lokasi wisata didampingi GSVL, sapaan Wali Kota Manado, ada yang sempat tak mengenakan perasaan Kedubes. Yakni ditemukannya perdagangan satwa laut secara illegal

Taman Lindung Binatang ‘Tasik Oki’ Kema Satu.

GSVL pun merasa diberi pencerahan oleh Dubes Robert Blake tentang pengelolaan, pengawasan serta melakukan tindakan perlindungan terhadap satwa liar dan langka di Tasik Oki. Pasalnya, Manado merupakan pintu masuk dan keluaran penjualan satwa liar ke luar daerah atau luar negeri.

Rombongan disambut dengan musik warga Bunaken

Rombongan disambut dengan musik warga Bunaken

“Saya diberi pencerahan oleh pak Dubes dan Konjen terkait pentingnya pemerintah bekerjasama dalam rangka melindungi perusakan lingkungan, dan pencurian dan perdagangan satwa liar,” ungkap GSVL.
“Menurut Konjen, praktek perdagangan satwa liar sangat dilarang oleh Presiden Obama, karena spesis ini bisa punah,” terang GSVL mengutip apa yang diterangkan oleh Dubes Blake.

Terkait itu, Wali Kota pun mengajak semua masyarakat untuk mendukung program dunia seperti di AS, yakni memelihara satwa liar yang bisa dikonsumsi untuk tidak diperjualbelikan secara illegal. “Indonesia menurut Pak Dubes AS, Negara kedua setelah Brasil terdapat satwa-stawa liar. Yah, salah satunya di daerah kita Sulut,’’ jelasnya.

Mengingat Manado merupakan pintu masuk dan keluar perdagangan satwa-satwa liar yang dikonsumsi, GSVL akan mengajak semua pihak untuk memelihara mekampanyekan program dunia ini. “Saya juga akan bicarakan dengan DPRD untuk membuat suatu peraturan,’’ pungkas suami tercinta Julyeta P.A Runtuwene. (anto reppy)

 

Manado Fiesta 2017