IKLAN

Wali Kota GSVL: 1000 Rumah Korban Bencana Alam dari 2054 Unit Segera Dibangun Sekarang


Peristiwa banjir bandang yang memporak porandakan Kota Manado, 15 Januari 2014 silam

Peristiwa banjir bandang yang memporak porandakan Kota Manado, 15 Januari 2014 silam

MANADO – Gerak cepat dilakukan Pemkot Manado pasca bantuan hibah dana bencana alam banjir bandang 15 Januari 2014 silam dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah ada titik terang.

Usai Rakor bersama Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) Pusat menindaklanjuti Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) Kemenkeu, Senin (28/9), Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengaku segera membangun rumah bantuan korban bencana alam.

Sedikitnya akan dibangun 2054 unit rumah di lahan yang disiapkan Pemprov Sulut. “Lahan yang disiapkan baru untuk 1000 unit yang dibangun sekarang. Sisanya masih akan disiapkan  pematangnya akan dibangun bertahap,” jelas GSVL, sapaan Wali Kota.

GSVL sendiri mengaku sudah diarahkan Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) BNPB Pusat, Harmensyah untuk kontrak pekerjaannya akan dilaksanakan tahun jamak yang dimungkinkan peraturan.

Sementara khusus pembangunan Jembatan Dendengan Dalam (Dendal), GSVL mengungkapkan, Pemkot Manado mendapatkan Dana Alokasi Khussu (DAK) 2015. “Sambil menunggu dari BNPB, kami sudah menganggarkan pembangunan bagian bawah, karena kita harus membangun dua jembatan, yaitu selain di Dendengan Dalam juga di Maesa,” ujar Ketua Walikota se-Indonesia ini.

Sekadar diketahui, dalam rakor ikut dihadiri Asisten I Pemprov Sulut, John Palandung, Kepala BNPB Sulut, Noldy Liow, Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede, Kepala Bappeda Manado, Peter KB Assa, dan Kepala BPMPK Manado, Spener Tahulending, terungkap dana hibah bantuan bencana tahap pertama akan dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp213 miliar.

Jika tak ada aral melintang, Kamis (1/10) lusa Wali Kota GSVL akan bertolak ke Jakarta menandatangi Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) tersebut di Kemenkeu. (tox)

 

Manado Fiesta 2017