IKLAN

Ibu Rita dan Ibu Kartika Lepas Road Show Rima Melati cs

Wah, Ternyata Sulut Satu-satunya Perwakilan INTIM Tuan Rumah AFI 2016


Ibu Rita dan Ibu Kartika Lepas Road Show Rima Melati cs

Ketua Umum Panitia Apresiasi Film Indonesia (AFI) Ir Rita Maya Dondokambey bersama Wakil Ketua Umum AFI dr Kartika Devi Tanos MARS, melepas Road Show artis Ibu Kota antara lain seperti Rima Melatih, Widya Watti, Marini, Popy Syarief, Kiniaryosi, dan Karina Salim yangcakam menghadiri mal penganugerahan AFI yang akan berlangsung di Manado Sabtu (08/10) hari ini.

Ketua Umum Panitia Apresiasi Film Indonesia (AFI) Ir Rita Maya Dondokambey dan Wakil Ketua Umum AFI dr Kartika Devi Tanos bersama artis-artis Ibu Kota aat berada di jembatan Soekarno, Manado Jumat (7/10). Mereka nantinya akan menghadiri malam penganugerahan AFI 2016 pada Sabtu (8/10) besok, (foto:Ist)

MANADO– Ketua Panitia Pelaksana Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 Fanny Lego mengungkapkan Sulawesi Utara (Sulut), mengukir sejarah baru bagi Indonesia Timur (INTIM). Pasalnya tahun ini, hanya Sulut satu-satunya dipercayakan pengurus AFI untuk menyelenggarakan acara bergengsi tersebut.

Lego mengakui, penganugerahan AFI 2016 ini sangat di tunggu-tunggu oleh warga Manado. Sementara itu menuju malam anugerah AFI pada Sabtu besok, akan dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy.

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia AFI 2016 Ir Rita Maya Dondokambey bersama Wakil Ketua Umum AFI dr Kartika Devi Tanos MARS, melepas road show artis Ibu Kota di jembatan Soekarno, Jumat (7/10) sore tadi.

Mereka diantaranya Rima Melatih, Widya Watti, Marini, Popy Syarief, Kiniaryosi, dan Karina Salim juga akan hadir pada penganugerahan AFI, Sabtu (8/10) malam di Grand Kawanua International City (GKIC) Manado.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut Ir Happy Korah menyebut sambut AFI, besok dihari yang sama (Sabtu-red) diadakan pagelaran kesenian dengan menampilkan artis Ruth Sahanaya Cs di Manado Town Square (Mantos).

AFI, dapat memberikan apresiasi terhadap insan dan karya film Indonesia berbasis nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa, agar semakin mencintai film-film Indonesia yang memiliki muatan nilai positif,”tandasnya.

(srikandi/hm)

 

Manado Fiesta 2017