IKLAN

Wagub Ungkap Tiga Poin untuk 33 Peserta Diklat PIM III


MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM), aparatur harus memiliki kopetensi jabatan. Diperlukan tiga hal penting demi meningkatkan kemampuan kepemimpinan (Leadership).

Wagub saat mendapat penjelasan dari Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong

Wagub saat mendapat penjelasan salah satu mentor yang juga Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Provinsi Dr Jemmy Kumendong, ketika mendampingi peserta Diklat PIM III, Jumat (15/7) (foto:Ist)

Hal ini dikatakan Kandouw kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III (Diklat PIM III) Angkatan I pola baru  2016 pada pameran/expo seminar laporan proyek perubahan Diklat PIM III lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, di ruang Mapalus kantor Gubernur, Jumat (15/7).

Tiga hal penting tersebut yaitu diperlukan peningkatan mutu profesionalisme, sikap pengabdian dan kesetiaan pada Bangsa dan Negara.

Kepala Balai UPTD Sistem Informasi Data dan Surveilance Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Devi Kartika Kandouw Tanos yang merupakan salah satu dari 33 peserta Diklat PIM III yang menjadi peserta Pameran/expo seminar laporan proyek perubahan Diklat PIM III lingkup Pemprov Sulut Tahun 2016 ini, mendapat ujian wawancara dari Wagub Sulut Drs Steven Kandouw yang dipercayakan sebagai penguji kehormatan, di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (15/07)

Kepala Balai UPTD Sistem Informasi Data dan Surveilance Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Devi Kartika Kandouw Tanos merupakan salah satu dari 33 peserta Diklat PIM III mendapat ujian wawancara dari Wagub Steven Kandouw dipercayakan sebagai penguji kehormatan, di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (15/07) (foto:Ist)

Ketiganya, lanjut Kandouw dibutuhkan pembentukan karakter birokrat profesional memiliki inovasi-inovasi diharapkan mampu melakukan perubahan-perubahan ditempat kerjanya masing-masing.

“Saya harap peserta Diklat mampu mengimplementasikan dalam jabatan masing-masing. Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan secara terus menerus dalam setiap pelaksanaan Diklat PIM,”kata Kandouw.

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Provinsi Noudy Tendean menyebutkan melalui Diklat PIM III pola baru. 33 peserta Diklat PIM kali ini akan semakin mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pengembangan kinerja organisasi melalui proyek perubahan ini.

Selain itu terpenting, tiga hal seperti dikatakan Pak Wagub sangat penting yaitu peningkatan mutu profesionalisme, sikap pengabdian dan kesetiaan pada bangsa dan negara.

Diklat PIM kali ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan (Leadership) birokrasi di sektor publik dalam memimpin proses perubahan di instansinya,”jelas Tendean.

Diketahui Diklat dalam mempercepat visi pembangunan daerah yakni terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam kebudayaan, tambah mantan Kepala BKD Sulut ini,”pungkasnya. (srikandi/Hm)

 

Manado Fiesta 2017