IKLAN

Pemprov Raih WTP, Catatan BPK Tindaklanjuti 60 Hari ke Depan


MANADO– Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali ini tidak terdapat kerugian material, namun sebaliknya ada yang harus ditinjaklanjuti.

Wagub

Wagub saat penyampaian pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut, Kamis (16/6) (foto:HmPvSulut)

Ia mengatakan, pengelolaan dan penatausahaan aset tetap belum memadai sehingga menjadi catatan diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI agar Pemprov segera menindaklanjuti selama 60 hari kedepan.

Kandouw mengakui kelemahan dalam pengelolaan aset tetap belum mantap, sekaligus meminta DPRD Sulut segera membentuk Pansus aset,”katanya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut, Kamis (16/6) siang tadi.

DPRD Sulut juga mengikuti pembekalan-pembekalan keuangan, agar kedepan bisa memahami proses pengelolaan keuangan pemerintah daerah juga Kepala SKPD untuk memacu perbaikan laporan keuangan pada akhirnya bisa kembali meraih predikat Opini WTP,”jelas Kandouw.

Diketahui, penyampaian Opini WTP ini dikatakan Anggota VI BPK RI Prof Dr Bahrullah Akbar MBA CMPM di sela-sela Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut tersebut.

Untuk yang ke- 5 kalinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut meraih predikat opini WTP atas laporan keuangan Pemprov Tahun Anggaran (TA) 2015 lalu dari BPK RI.

BPK telah memeriksa laporan keuangan Pemprov Sulut TA 2015, meliputi pendapatan dengan realisasi sebesar Rp.2,52 triliun dari anggaran sebesar Rp.2,64 triliun, belanja dan transfer dengan realisasi sebesar Rp.2,69 triliun dari anggaran sebesar Rp.2,90 triliun, total aktiva dan pasiva sebesar Rp.4,82 triliun,”kunci Akbar. (Kandi/Hm)