IKLAN

Wagub Minta Nama Kodam di Sulut Robert Wolter Mongisidi


Djouhari Kansil (kemeja putih), Harley Mangindaan (batik merah) dan Reno Bangkang (paling kanan), saat menghadiri peringatan gugurnya Pahlawan nasional R. W. Mongisidi, Sabtu (5/9)

Djouhari Kansil (kemeja putih), Harley Mangindaan (batik merah) dan Reno Bangkang (paling kanan), saat menghadiri peringatan gugurnya Pahlawan nasional R. W. Mongisidi, Sabtu (5/9)

MANADO-Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR. Djouhary Kansil, MPd, meminta Komando Daerah Militer (Kodam) di Sulut deberi nama Robert Wolter Mongisidi Pahlawan Nasional yang berasal dari Bantik Minanga – Malalayang Kota Manado. Hal ini ditegaskan Kansil saat memberikan sambutan dalam acara peringatan gugurnya Pahlawan Nasional R. W. Mongisidi, Sabtu (5/9), bertempat di Lapangan Bantik Malalayang.

“Saya meminta agar supaya Kodam yang sementara dibangun di Sulut, agar diberi nama Robert Wolter Mongisidi, pahlawan nasional asal Bantik Minanga-Malalayang yang rela mati demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kansil.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Anak Suku Bantik Minanga-Malalayang (LPAASBMM) AKBP Reno Bangkang mengatakan, R. W. Mongisidi yang wafat pada tanggal 5 September 1949 di Makassar, terkenal dengan moto hidupnya ‘Setia hingga terakhir didalam keyakinan’, adalah tokoh muda yang rela mati dihadapan regu tembak dengan mata yang terbuka menyambut 8 butir peluru prnjajah.

“Nilai Nasionalisme, Patriotisme serta Intelektual patut untuk ditumbuhkembangkan dalam setiap gerak juang anak bangsa sebagai generasi penerus cita-cita luhur para pejuang,” ungkap Bangkang. (jones)