IKLAN

Virus Mata Merah Menyebar di Mitra


Rinni Tamuntuan, Kepala Dinas Kesehatan Mitra

Rinni Tamuntuan, Kepala Dinas Kesehatan Mitra

RATAHAN – Warga di Minahasa Tenggara (Mitra) saat ini mulai resah dengan penyebaran virus mata merah alias penyakit mata petai. Pasalnya jumlah penderita diperkirakan nyaris angka ratusan korban.

“Virus ini sangat mengganggu aktivitas warga. Dari informasi penyakit ini sudah lebih dulu mewabah di Tondano. Jadi kuat dugaan hal ini adalah bawaan oknum dari sana,” kata Stedy Tongkotow, salah satu warga, yang juga merupakan korban.

Rinni Tamuntuan, Kepala Dinas Kesehatan Mitra, menghimbau masyarkat untuk tidak panik dengan penyebaran virus ini. “Penyebabnya biasa karena abu, misalnya di Mitra ada pelebaran jalan, atau virus yang menyebabkan peradangan sehingga matah memerah,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kiat penyembuhannya bisa dengan istirahat 1 sampai 2 hari seudah pasti sembuh.

“Namun jika terjadi gangguan atau tambah parah bisa datang ke Puskesmas. Ada obatnya ditetes maupun obat minum. Dan sekali lagi diimbau, warga jangan panik karena penyaki mata merah ini tidak tergolong berbahayan,” tukasnya. (antoreppy).

 

Manado Fiesta 2017