IKLAN

AYOOO…. PERANGI NARKOBA  

Usai Gelar FGD, BNN Sulut Tes Urine Tomas di Minut  


AYOOO…. PERANGI NARKOBA  

Sejumlah Tokoh Masyarakat Kecamatan Kauditan, Minut foro bersama BNN Sulut usai gelar FGD. (foto: ist)

Sejumlah Tokoh Masyarakat Kecamatan Kauditan, Minut foro bersama BNN Sulut usai gelar FGD. (foto: ist)

KAUDITAN — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut terus angkat bendera perang terhadap narkoba. Buktinya, selain Manado sebagai ibukota provinsi, institusi yang dikomandani Kombes Pol Sumirat Dwiyanto sebagai Kepala BNN Sulut terus mensasar sejumlah daerah lainnya di Bumi Nyiur Melambai dalam mencegah peredaran narkoba.

Kali ini di Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara. Bahkan usai menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam menciptkan lingkungan bebas narkoba, BNN pun melakukan tes urine terhadap sejumlah Tomas (Tokoh Masyarakat). Sedikitnya 20 peserta terdiri dari tokoh agama, para kepala desa selain sejumlah tomas mengikuti kegiatan BNN ini, Jumat (18/9).

Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sulut Drs. Lengkana Nasman MBA, selaku pemateri , memberikan pengarahan kepada Aparatur Desa tentang pentingnya peran aktif seluruh unsur Masyarakat dalam hal mengatasi maraknya peredaran gelap narkoba yang semakin meresahkan dilingkungan masyarakat pada umumnya.
BNNP Sulut melalui Kasubag Perencanaan Dra. Ceska Sulu Msi berpesan agar permasalahan narkoba ini membutuhkan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat.

“Apabila mengetahui ada peredaran gelap narkoba di wilayah masing-masing agar segera memberikan informasi kepada pihak yang berwenang,” Pungkasnya. Selain itu jika ada warga yang terindikasi sebagai pengguna narkoba agar berkonsultasi dengan pihak BNNP Sulut guna difasilitasi untuk direhabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku

Sementara Kepala BNK Minut dr. Alexandra Dipa M.Kes, menjelaskan Pengertian dan Jenis Narkoba. Saran dari para peserta FGD supaya pihak BNNP Sulut melakukan kegiatan sosialisasi ke setiap desa di dalam wilayah kecamatan  agar semua elemen masyarakat bisa langsung tersentuh dan mengetahui bahaya Narkoba. “Pendekatan sosialisasi melalui Pengetahuan Agama juga harus ditingkatkan,” pungkas Alexandra. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017