IKLAN

Dugaan Korupsi Dana Pensiun PDAM Bolmong

Usai Bendahara, Besok Dirut Cs Digilir Penyidik Polres Bolmong


Dugaan Korupsi Dana Pensiun PDAM Bolmong

PDAM Bolmong. (f-manadoline)

PDAM Bolmong. (f-manadoline)

BOLMONG – Janji Polres Bolmong menindaklanjuti laporan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bolmong, dibuktikan. Aroma korupsi berbanderol Rp 1,6 miliar dana pensiun mantan karyawan PDAM terus dikebut penyidik. Setelah pekan lalu memeriksa ACT alias Ana, oknum bendahara, kini penyidik menjadwalkan pemeriksaan kepada tiga pejabat lain dari perusahaan daerah tersebut. Selasa (10/3) besok, Direktur Utama (Dirut) HW alias Hasni, Direktur Umum AP alias Alfrida dan pengelola kas JM alias Jani akan diperiksa. “Tiga pejabat PDAM telah dilayangkan surat pemanggilan terkait masalah tersebut,” jelas Kasat Reskrim AKP Iver S. Manossoh SH sambil menyebut manajemen bisa saja terlibat dugaan penyimpangan tersebut. Sekadar diketahui kasus ini sendiri resmi dilaporkan puluhan pensiunan PDAM ke Mapolres Bolmong setelah bertahun-tahun mereka berjuang menuntut hak namun tak membuahkan hasil. “Ada dugaan dirut tidak pernah menyetorkan iuran perusahaan ke lembaga Persatuan Dana Pensiun Bersama PDAM Seluruh Indonesia (Dapenma Pamsi) sejak tahun 2010. Sehingga menyebabkan dana pensiun 27 orang sampai saat ini tidak terbayarkan,” terang Bens Palari, salah seorang bekas karyawan PDAM. (mara)

 

Manado Fiesta 2017