IKLAN

Upz,.. Dua Pejabat Tersangkut DAK Segera Diganti


Sekretaris Kabupaten, DR Adry Manengkey

Sekretaris Kabupaten, DR Adry Manengkey

SITARO – Kejaksaan Tinggi (Kejati ) Sulut telah menetapkan dua tersangka dalam dugaan penyelewengan penyaluran anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sitaro tahun anggaran 2012 lalu. Dimana dua tersangka tersebut yakni DP alias Djayens mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Dikpora yang kini menjabat sebagai Camat Sibar serta DK alias Denny selaku Sekretaris Dikpora. Dikarenakan keduanya merupakan pejabat aktif dalam Pemerintahan Kabupaten Sitaro, maka untuk meghindari kekosongan jabatan yang akan berimbas pada terhambatnya pelayanan publik, Pimpinan daerah seharusnya segera mengantisipasi hal tersebut. “Jika pada proses hukum selanjutnya, pihak Kejati menetapkan status penahanan terhadap keduanya, maka hal ini tentu akan berimbas pada kinerja keduannya selaku pejabat publik,” nilai Erdi tokoh pemuda asal Sitim.

Pemkab Sitaro yang di mintai tanggapan terkait hal tersebut, melalui Sekretaris Kabupaten, DR Adry Manengkey SE Msi mengatakan pimpinan daerah sudah melakukan langkah antisipasi, yakni dengan melakukan serangkaian rapat koordinasi bersama tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) untuk membahas hal tersebut. “Pada prinsipnya kita tetap mengedepankan asas pra duga tidak bersalah, namun tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” urai Manengkey.

Untuk jabatan keduanya, kita menunggu tahapan dalam proses hukum yang sementara dilakukan pihak Kejati. Apabila memang keduanya nanti memang harus di tahan, tentu untuk kelancaran dalam proses pemerintahan harus dilakukan pengisian jabatan yang ditinggalkan, dengan melakukan pergantian.”Pastinya, untuk jabatan dari keduanya akan diganti, karena jangan sampe ada kekosongan,” jelas Manengkey.

Diketahui, dalam tahapan proses penyelidikan yang dilakukan Kejati Sulut tentang kasus tersebut, keduanya sudah di tetapkan sebagaitersangka sejak pekan lalu. Bahkan pihak kejati Sulut telah melakukan penggeledahan di kantor Dikpora dan DPPKAD Sitaro dan melakukan penyitaan sejumlah dokumen yang diianggap berkaitan dengan kasus dugaan penyelewengan dalam penyaluran anggaran DAK Dikpora Sitaro tahun 2012 yang berbandrol sekira  Rp 15 Milyar.(son)