IKLAN

Tingkatkan SDM Logistic Hadapi Liberalisme MEA


Menko Perekonomian saat mengunjungi pelabuhan Peti Kemas Bitung, Kamis (25/2)

Menko Perekonomian saat mengunjungi pelabuhan Peti Kemas Bitung, Kamis (25/2)

BITUNG-Persiapan pembangunan International Hub Port (IHP) di Bitung sebagai Gerbang Ekspor Impor Indonesia Timur, adalah pilihan strategis yang memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Perekonomian RI Darmin Nasution didampingi Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw saat melakukan kunjungan kerja di Bitung dan Pj Walikota Bitung Drs John Palandung MSI bersama Pimpinan FKPD, serta anggota DPRD Kota Bitung, Kamis (25/2).

Sebagai contoh perluasan pelabuhan, memerlukan kepastian tempat, jaringan supply chain, termasuk pembangunan jalan tol, perwujudan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan kegiatan industri, selain itu perlu adanya kebijakan menyeluruh yang harus dilaksanakan dengan cepat, kebijakan itu setidaknya meliputi infrastruktur pendukungnya, industri, pengembangan ekspor impor komoditas, dan peningkatan kapasitas SDM logistik,” jelas Nasution.

Ia mengharapkan, kedepan perlu dibuat pusat logistik berikat, disana bisa dibuat standar dan gradingnya untuk produk-produk yang akan diekspor. Tidak cukup hanya mengembangkan pelabuhan, tapi juga harus diikuti industri dan lain-lain.

“Karena itu kapasitas SDM logistik perlu ditingkatkan, kebutuhan tenaga-tenaga yang kompeten di sektor logistik tidak hanya diperlukan untuk pengembangan Sislognas (Sistem Logistik Nasional-red), tetapi juga dalam menghadapi liberalisasi tenaga kerja dalam rangka MEA, Bitung merupakan simpul kegiatan ekspor produk dari wilayah Indonesia Timur, walau saat ini kapasitas Pelabuhan Bitung masih relatif kecil, karena itu masih membutuhkan banyak pengembangan,” pungkasnya. (jones)

 

Manado Fiesta 2017