IKLAN

Tingkatkan Kualitas SDM dan Manfaatkan Peluang MEA


Max Lomban, SE. MSi

Max Lomban, SE. MSi

BITUNG-Wakil Walikota Bitung M.J Lomban memintakan kepada segenap SKPD, agar perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan ditahun 2016 ini harus menyentuh kepentingan serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya tegaskan, pimpinan SKPD ditahun ini dapat merencanakan dan menjalankan program yang menyentuh segenap lapisan masyarakat, dengan harapan program tersebut harus tepat sasaran dan jangan ada lagi program yang tidak matang dalam pelaksanaannya, intinya kita harus kerja keras demi kesejahteraan dan kemajuan pembangunan Kota Bitung,” ujar Lomban, Minggu (10/1).

Ia menjelaskan, apalagi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN dan membentuk kawasan ekonomi antar negara ASEAN yang kuat. Sebab dengan adanya MEA maka, negara anggota ASEAN akan mengalami aliran bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terdidik dari dan ke masing-masing negara.

“Dalam hal ini, yang perlu dilakukan adalah bagaimana mempersiapkan kualitas SDM,  memanfaatkan peluang MEA, serta harus meningkatkan kapabilitas untuk dapat bersaing dengan Negara anggota ASEAN lainnya, sehingga ketakutan akan kalah saing di negeri sendiri akibat terimplementasinya MEA, tidak akan terjadi,” jelasnya.

Menurut Lomban,  MEA akan terimplementasi dalam bentuk pembebasan arus barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja, dimana dari sektor barang yaitu industri agro, otomotif, elektronik, perikanan, industri berbasis karet, industri berbasis kayu, dan tekstil. Dan juga sektor jasa yaitu transportasi, kesehatan, pariwisata, logistik, dan teknologi informasi.

“Harus disiapkan rencana strategis pemerintah untuk menghadapi MEA lewat penguatan daya saing ekonomi, Peningkatan Kualitas SDM, Perbaikan Infrastruktur serta sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM-red) dimana hal ini berfungsi merumuskan langkah antisipasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait KUKM dan pemberlakuan MEA,” pungkasnya. (jones)