IKLAN

Terobosan GSVL-MOR Permudah Informasi Publik, Kirim Tim TIK Belajar ke Tim JSC Ahok


Ruang kendali Jakarta Smart City (JSC) yang kelola para tenaga profesional

Ruang kendali Jakarta Smart City (JSC) yang kelola para tenaga profesional

JAKARTA – Komitmen GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat di ibukota Provinsi Sulut ini terus dibuktikan.

Salah satunya persoalan informasi dan pelayanan public yang selama ini menjadi penyakit akut di tengah masyarakat. Mengatasi ini, GSVL-Mor melakukan terobosan melakukan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Selasa (19/7), GSVL yang menugaskan khusus Mor menangani pengembangan TIK ini mendampingi Tim TIK Pemkot Manado belajar ke tim Jakarta Smart City (JSC) Dinas Kominfo DKI Jakarta bentukan Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) .

Wawali Mor Bastiaan (paling kanan) mendampingi Tim TIK Pemkot Manado saat diskusi dengan Tim JSC Dinas Kominfo Jakarta

Wawali Mor Bastiaan (paling kanan) mendampingi Tim TIK Pemkot Manado saat diskusi dengan Tim JSC Dinas Kominfo Jakarta

Di Jakarta, Tim TIK ‘Cerdas’ ini akan mempersiapkan kanal pengaduan layanan Publik yang memberi akses bagi partisipasi masyarakat membangun Manado dengan digital syatem berbasis smartphone.

Wawali Mor bersama Tim TIK Pemkot antara lain Kepala Bappeda, Peter Assa,  Kadis Kominfo, Y.B. Waworuntu, turut hadir pemerhati TIK Hanny Wong Kandou, Billy Kembau diterima di Ruang Rapat JSC.

Pertemuan tersebut mendiskusikan berbagai komponen pendukung sistem informasi seperti infrastruktur jaringan, ketersediaan dan kestabilan jaringan internet, aplikasi yang dikontribusikan SKPD, komunitas dan kominfo.

Yang tidak kalah pentingnya penggunaan sumber daya manusia baik PNS di lingkup Dinas Kominfo, outsorching, dan tenaga profesional lainnya.

Menurut Wawali Mor, dalam pengembangan sistem informasi ada dua hal penting yang perlu diseriusi.

Pertama, harus terintegrasi. Artinya seluruh SKPD harus dapat bekerja sama dalam sebuah sistem yang terkoneksi dan terintegrasi.

“Kedua, tidak usah malu dan tanggung-tanggung untuk belajar. Oleh karena itu saya membawa tim pengembangan TIK Manado Cerdas untuk belajar pengembangan yang dilakukan Jakarta Smart City,” ujar Mor. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017