IKLAN

Terkait Perda Zonasi, Lamalo: Lembeh Untuk Kawasan Industri


Noldy Lamalo

Noldy Lamalo

BITUNG-Pembahasan Peratruan Daerah (Perda) Zonasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulut, membutuhkan data yang akurat tentang konsep Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari setiap Kabupaten/Kota, sehingga Perda Zonai yang akan ditetapkan tidak bertentangan dengan Renstra dari Kabupaten/Kota.

Hal ini ditegaskan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut dari Dapil Bitung-Minut, Noldy Lamalo, Sabtu (2/4). “Saya sementara menunggu RTRW Kota Bitung, sehingga penetapan Perda Zonasi tidak akan bertentangan dengan konsep Pemkot Bitung,” ujar Lamalo.

Menurutnya, terkait hal tersebut, khusus untuk Pulau Lembeh sangat tepat kalau ditetapkan sebagai kawasan Industri. Tetapi dengan catatan pihak Pemkot Bitung harus segera menyelesaikan permasalahan status tanah Lembeh yang sampai saat ini masih tidak jelas.

“Pemkot Bitung harus mengambil langkah tegas sehingga status tanah Lembeh menjadi jelas, hal ini sangat penting karena terkait dengan RTRW Kota Bitung, bagi saya Lembeh sangat tepat kalau dijadikan Zona atau kawasan industri, entah itu industri Pariwisata ataupun Industri lain,” katanya.

Ia menambahkan, kalau tanah Lembeh sudah jelas, maka akan banyak investor datang untuk menanamkan modalnya. “Harus ada langkah kongkrit dan berani dari pihak Pemkot Bitung, agar supaya permasalahan tanah Lembeh tidak berlarut-larut yang tentunya akan berpengaruh pada kebijakan Pemkot itu sendiri terkait RTRW,” pungkasnya. (jones)

 

Manado Fiesta 2017