IKLAN

Terkait Gerakan Anti Narkoba, BNNK Manado Gelar Pertemuan Dengan Pengusaha Tempat Hiburan


received_1008408922578389

BNNK Manado saat menggelar pertemuan dengan Pengusaha tempat hiburan. (Foto eka/ml)

MANADO – Badan Narkotika Nasional Kota Manado yang gencar melakukan kegiatan pencegahan narkoba, akhirnya mengundang para pengusaha tempat hiburan malam yang berada di Kota Manado. Rapat Koordinasi dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dihadiri oleh Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol. Jacob Israel Opit dan Pengusaha-pengusaha tempat hiburan Kota Manado yang bertempat di Kantor BNNK Manado Kelurahan Bumi Beringin Kecamatan Wenang pada Jumat (18/3).

Kepala BNNK Manado AKBP. Ely Sopacoly yang hadir langsung memimpin rapat tersebut mengatakan tempat hiburan merupakan yang paling rentan dalam peredaran gelap narkoba. “Dalam rangka menindaklanjuti gerakan stop narkoba yang kami lakukan untuk kegiatan pencegahan, khususnya di tempat-tempat hiburan malam. Karena tempat hiburan malam, merupakan tempat yang rentan dengan peredaran gelap narkoba,” kata Ely.

Lebih lanjut, Beliau menambahkan pihaknya punya kewenangan untuk memberitahukan kepada pengelola agar jangan sekali-kali melakukan peredaran narkoba di tempat usaha mereka. “BNNK Manado punya kewenangan untuk memberitahukan kepada para pengelola untuk jangan sekali-kali, bermain dengan narkoba dan juga jangan mengedarkan narkoba di tempat hiburan, karena tidak ada ampun. Kalau kami mendapati hal tersebut, tidak ada ampun bagi pemilik dan pengelola yang mengedar narkoba atau menggunakan narkoba,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga menghimbau agar pengelola atau pemilik menempel stiker, pamflet ataupun baliho stop narkoba, karena itu merupakan satu langkah pencegahan narkoba kepada pengunjung yang datang ke tempat tersebut. “Ada perda no. 2 pasal 40 yang kalau tidak salah, apabila tempat hiburan malam tersapat peredaran gelap narkoba, prostitusi atau perjudian, itu akan diambil tindakan minimal tempat tersebut ditutup oleh pemerintah dan untuk orang yang mengedar itu pasti akan berhadapan demgan uu no 35 2009 tentang narkotika,” Katanya

Sementara itu, Ketua Asosiasi Hiburan dan Rekreasi (ASHIRI) Arthur J Supit menegaskan pihaknya akan mengikuti peraturan yang ada dan juga akan mensupport Gerakan Stop Narkoba tersebut. “Kami dari pihak Asiri sendiri support agar supaya program pemerintah ini akan kita jalankan bersama. Apabila ada dari anggota kami yang kedapatan mengedarkan narkoba, jelas tindaki saja, artinya laporkan ke BNN,” tegas Arthur. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017