IKLAN

Tergiur Anak jadi Polisi, Uang Rp 100 Juta Milik Warga Bolmong Melayang


F-Sat Reskrim Polres BolmongBOLMONG – Ini tanda awas bagi orang tua yang berhasrat menginginkan anaknya menjadi anggota Polri. Kondisi ini yang menimpa warga Desa Tandu Kecamatan Lolak, Bolmong. Jesaya Lapian tak nyana menjadi korban penipuan. Pria berusia 49 tahun ini akhirnya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bolmong, Rabu (25/2). Dalam laporannya pria ini menuturkan sekilas kronologis kejadian yang menimpa dirinya. Pada 9 Mei 2014 sekitar pukul 14.00 Wita, tiba-tiba saja dirinya dihubungi OT alias Win warga Desa Solimandungan II Kecamatan Bolaang, Bolmong. “Saya dihubungi Win (pelaku) dan yang bersangkutan besoknya datang ke rumah saya,” ujar korban dihadapan petugas, siang kemarin. Masih menurut korban, dalam pembicaraan keduanya, Win (pelaku) menjamin bisa meluluskan anaknya dalam perekrutan menjadi bintara polisi dengan jaminan uang Rp 100 juta. Yakin dengan pembicaraan itu, korban pun tanpa rasa curiga menyerahkan dengan bukti kwitansi penyerahan uang. “Dijamin lulus menjadi anggota polisi, serta merta uang saya serahkan. Tapi kini berantakan, uang ludes anak tak jadi polisi,” kata Lapian dengan nada datar. Kapolres Bolmong melalui Bamin SPKT A Bripka Wardoyo membenarkan laporan dugaan penipuan tersebut. “Laporan sudah diterima dan akan kami proses,” jelas Wardoyo. (mara)