IKLAN

Terbukti Lakukan Korupsi Pajak, Eh..Tiga Pejabat Tomohon ini Malah Minta Bebas


Kantor Pengadilan Tipikor Manado

Kantor Pengadilan Tipikor Manado

MANADO— Tuntutan yang diberikan kepada terdakwa Rudy Tangkawarouw, Albert Jani Tulus dan Jantje Mandagi, yang terlibat kasus korupsi pajak di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Galian C Tomohon, meminta pembelaan agar mereka dibebaskan.

Namun sayang, sidang yang dipimpin Majelis Hakim Jemmy Lantu SH dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wilke Rabeta SH bersama Surengpati SH pikir-pikir lagi, hingga sidang ditunda pekan depan, Kamis, 06 Agustus 2015.

Diketahui, terdakwa Rudy dituntut 2,6 tahun penjara, dengan denda Rp100 juta dan diwajibkan  membayar uang pengganti Rp68.700.000. Sedangkan terdakwa Albert Jani Tulus dituntut 4,6 tahun, dengan denda Rp200 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp121.000.000 dan terdakwa Jantje Mandagi dituntut 2 tahun penjara dengan denda Rp100 juta serta uang pengganti Rp30 juta.

Sesuai fakta persidangan melalui putusan Pengadilan Tipikor atas terpidana Jerry Supit, mantan Kepala Bidang di Dinas Pertambangan Kota Tomohon, diduga ada uang yang mengalir kepada para terdakwa, dari hasil dari setoran pajak perusahaan tambang Galian C, yang tak disetorkan ke kas daerah, sehingga menimbulkan kerugian Negara hingga Rp219 Juta.

Begitupun hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dihadirkan sebagai saksi ahli dalam persidangan, secara terperinci mengatakan, pungutan pajak dari perusahaan tambang yang tak disetor ke kas daerah, yakni terdakwa Tangkawarouw senilai Rp68,7 Juta, Tulus Rp121 Juta, dan Mandagi Rp30 Juta. (alen)

 

Manado Fiesta 2017