IKLAN

Tanpa Keterangan, 16 Siswa SMA Sederajat Kotamobagu Absen Ikut Ujian Nasional


 

Para Siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu Sedang Mengikuti Ujian Nasional di Hari Terakhir. (f-manadoline)

Para Siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu Sedang Mengikuti Ujian Nasional di Hari Terakhir. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Gelaran ujian nasional (UN) di Kota Kotamobagu terdapat 16 siswa yang tidak hadir tanpa keterangan. Dari jumlah total 2.416 pelajar, 852 siswa SMA dan SMK 1.564 siswa yang mengikuti UN terdapat 11 dari SMK dan sisanya 5 pelajar SMA yang absen ikut ujian nasional.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan dan Olahraga (Diknaspora), Aryono Potabuga SPd, para siswa yang tidak mengikuti ujian masih diberikan kesempatan untuk ujian susulan yang akan digelar pekan depan. “Hanya siswa yang memiliki keterangan yang jelas diberi kesempatan, artinya hanya kepada siswa yang memang betul-betul berhalangan,” tegas Potabuga, kemarin.

Sementara Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kotamobagu juga menggelar UN. Terdapat tiga siswa yang mengikuti UN kali ini. Ketiganya merupakan tuna netra, tuna netra ringan dan tuna rungu. Namun sayangnya, salah seorang siswa Fandi Makalalag, yang memang tidak bisa melihat harus menggunakan soal ujian seperti siswa pada umumnya. Siswa ini tidak disediakan soal ujian braille. Dia terpaksa dituntun oleh seorang pengawas untuk menyelesaikan soal ujian. “Soal ujian ini dicetak di Manado yang memang belum bisa melakukan percetakan naskah soal ujian braille. Jadi siswa tersebut harus dituntun para guru,” tandas Aryono. (yoan)

 

Manado Fiesta 2017