IKLAN

Takut TKD Dipotong, 95% ASN Mitra Ngantor Usai Libur Panjang Idul Fitri


ASN Mitra jabat tangan dengan Sekda Farry Liwe usai apel di Kantor Bupati Mitra

ASN Mitra jabat tangan dengan Sekda Farry Liwe usai apel di Kantor Bupati Mitra

MITRA — Ancaman potong Tunjangan Kinerja Daerah sebesar 25%, ternyata cukup ampuh untuk membuat mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) Minahasa Tenggara (Mitra), masuk kantor tepat waktu setelah libur panjang.

Cara tersebut terlihat pada kehadiran ASN Mitra yang hadir pada apel, Senin (11/7), yang mencapai 95%.

“Kehadiran para ASN di lingkungan Pemkab Minahasa Tenggara pada hari pertama ini sangat baik, karena mencapai 95% kehadirannya,” kata Sekretaris Daerah Farry Liwe usai memimpin apel di Kantor Bupati.

Sementara itu bagi ASN yang tidak mengikuti apel menurut Liwe, wajib memberikan penjelasan kepada atasan langsung secara tertulis.

“Nanti bagi tidak hadir, akan dimintai keterangan secara tertulis oleh kepala-kepala dinas dan badan. Kalau tidak tentunya akan dikenakan sanksi sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010,” jelas Farry.

Ditambahkan Farry pada hari pertama kerja, seluruh pelayanan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berjalan seperti biasa.

“Untuk pelayanan khususnya bagi masyarakat sudah berjalan seperti biasa, karena hari ini sudah mulai bekerja seperti biasa,” tandasnya. (fensen)