IKLAN

Tak Puas Memperkosa, Kemaluan Gadis 15 Tahun Ini Ditusuk Pakai Kayu


2016-06-03 23.32.17

Keempat pria yang diduga melakukam tindak kekerasan seksual terhadap Gadis asal Manado. (Foto eka/ml)

MANADO – Kasus pemerkosaan secara massal kembali terjadi di Kota Manado. Korban sebut saja Kembang (15) Warga Kecamatan Mapanget ini disekap, diperkosa dan disiksa oleh yang diduga dilakukan 4 orang pria pada rabu (01/06) sekira pukul 22.30 Wita.

Berdasarkan laporan yang dibuat orang tua korban, kejadian tersebut bermula ketika korban sedang berjalan menuju ke rumah setelah dari tempat ibadah. Sesampainya dirumah, pelaku berinisial N yang merupakan mantan pacar korban meminta ketemuan. Saat itu, korban keluar rumah telah melihat pelaku berinisial O dan N dari kejauhan. Ketika pelaku L alian Lan berpapasan dengan korban, O tiba-tiba langsung membekap mulut korban dari belakang dengan tangannya.

Kemudian korban diseret ke sebuah tempat alat berat di Kaiwatu Kelurahan Kairagi. Lalu datang 2 pelaku lainnya, dan korban dianiaya, dipukul dan diperkosa oleh keempat pelaku tersebut.

Saat korban sadar, para pelaku sedang menusuk kamaluannya dengan sebatang kayu hingga menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat dan harus mendapat operasi di RS Monginsidi Teling.

Kejadian ini diketahui orang tua korbam setelah curiga kepada anaknya yang pada hari itu terlihat pucat. Sempat mengaku bahwa ia sakit karena jatuh, korban akhirnya mengaku. Seketika itu, orang tua korban langsung melapor ke Polsek Mapanget.

Anggota Buser Polsek Mapanget yang mendapat laporan tentang kasus ini kemudian bergerak cepat dan menangkap para pelaku tersebut pada jumat (03/06)

Kanit Reskrim Polsek Mapanget Ipda Rizal Mokodompit mengatakan bahwa pelaku telah berhasil di tangkap di rumahnya masing-masing. “Pelaku berjumlah 4 orang telah kami tangkap untuk dimintai keterangan,” kata Rizal.

Sementara itu, kondisi korban sedang mengalami trauma berat dan sedang dirawat intensif karena luka akibat dari ulah para pria bejat ini. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017