IKLAN

Sulut Masih Masuk Daerah Rawan Teror, Ini Penjelasan Kapolda


Manado, Sulut, Kapolda Sulut, Wilmar Marpaung, tembak ditempat, kejahatan, apel mapolda

Kapolda Sulut Brigjen Pol. Wilmar Marpaung. (foto ist)

MANADO – Potensi serangan pelaku teror di daerah Sulawesi Utara cukup tinggi kerana masih masuk daerah rawan. Kapolda Sulut Brigjen Pol. Wilmar Marpaung yang ditemui di Mapolda Sulut pada kamis (14/1) memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. “Untuk potensi serangan disulut memang kita termasuk daerah yang rawan juga dari teror karena berbatasan dengan Sulteng, Poso maupun dari Filipina tapu berkat kekompakan tokoh tokoh agama dari semua agama “sulut sulit untuk disulut” teroris itu bisa aktif eksis kalau didukung oleh masyarakat, contohnya diposo kerena memang ada masyarakat yang mendukung mereka sehingga mana mungkin orang bisa hidup di gunung dihutan sana kalau yang ada drop makanan.” kata Marpaung.

Pihaknya juga akan meningkatkan keamanan di daerah Sulut ini. “Kami juga akan meningkatkan patroli di pusat-pusat keramaian, ditempat-tempat hiburan dan rumah ibadah, pokoknya yang kemungkinan menjadi sasaran terorisme, saya juga sudah mengarahkan seluruh kapolres, pos-pos polisi juga harus ditingkatkan kemanannya, jangan hanya di pos tapi tidak memperhatikan lingkungan karena juga sasaran mereka kantor polisi, entah itu pos, polsek, polres atau polda ini jadi tetap kita tingkatkan keamanan di kantor-kantor markas kepolisian kerena mereka menganggap polisi ini menjadi penghalang bagi mereka untuk mencapai tujuan.” ujar Kapolda.

12435934_963824733703475_1984349838_n

Contoh kesegapan Polda Sulut saat mendapat laporan ancaman bom beberapa waktu lalu. (foto eka/ml)

Sementara itu Polda Sulut juga belum memberlakukan Siaga 1 terkait Peledakan bom dan penembakan di Gedung Sarinah, Jakarta.”Kita belum berlakukan siaga 1 tapi tetap kita tingkatkan kewaspadan memang saya dengar di Polda Metro siaga 1 yah, tapi kami akan menunggu perintah dari pak Kapolri dan tetap kewaspadaan akan kita tingkatkan.” kata Marpaung.

Kapolda Sulut juga menghimbau kedapa masyarakat Sulut agar tetap menjaga kekompakan dan tetap menolak segala bentuk teror. “Kalau disulut ini hampir semua masyarakatnya menolak teroris, ini juga patut kita acungi jempol untuk masyarakat sulut dan ini harus dijaga terus kekompakan in, artinya menolak segala bentuk terorisme menolak isis, selama masyarakatnya tidak menerima teroris tidak akan tumbuh subur di sulut kuncinya ada dimasyarakat jangan sampai terpengaruh oleh ajaran ajaran terorisme baik dari agama manapun jangalah terpengaruh” Himbaunya. Tutup Kapolda Sulut, juga kita juga mendoakan korban-korban dari tragedi bom dan penembakan tersebut. “Kita ini bersaudara, torang semua basudara kita juga berduka terhadap teman teman kita termasuk juga polisi ada juga yang meninggal, kita doakan lah” tutup Marpaung. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017