IKLAN

Stop Saling Klaim Wilayah Manado dan Minahasa


MANADO—Saling klaim batas wilayah antara Kota Manado dan Minahasa akhirnya tuntas sudah. Itu setelah terbitnya surat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 59 tahun 2014 mengenai batas wilayah pemerintahan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.

Senin (1/12) pagi tadi bertempat di gedung Graha Mayjen H.V Worang Bumi Beringin Manado, Gubernur Sulut, SH Sarundajang secara simbolis menyerahkan langsung surat Permendagri itu kepada Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut bersamaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penyelesaian Batas Daerah di Provinsi Sulut dirangkaikan Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi dan Muspida Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara.

Gubernur Sarundajang mengatakan, sebagai utusan atau delegasi pemerintahan pusat di daerah, pihak Provinsi atau Gubernur, harus bisa mengatasi semua permasalahan yang ada di daerah baik itu seputar penanganan bencana, konflik yang mengganggu keamanan, wabah penyakit hingga persoalan tapal batas yang berawal dari pemekaran suatu wilayah.

Karena delegasi pemerintah pusat itu diatur oleh undang-undang, Sarundajang meminta ada kerja-sama yang baik dari kabupaten/kota atau bupati dan wali kota bisa saling berkoordinasi dengan provinsi secara baik dan transparan.

“Persoalan tapal batas ini sangat penting, ini menyangkut master plan dan alokasi dana pemerintah pusat untuk tiap daerah. Jadi bupati/wali kota jangan segan-segan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” ujar Gubernur SHS.

“Saat ini telah jelas batas wilayah Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, tak ada lagi yang saling klaim. Itu jelas diatur lewat Permendagri No 59 tersebut,” jelas Walikota Manado, Vicky Lumentut  dengan senyum khasnya. Hajatan ini sendiri turut dihadiri unsur Muspida Propinsi dan Kabupaten Kota se Sulut, serta Walikota dan Bupati se Sulut.(anre)

Wali Kota Vicky Lumentut menerima secara simbolik Permendagri soal tapal batas Kota Manado dan Kabupaten Minahasa dari Gubernur SH Sarundajang

Wali Kota Vicky Lumentut menerima secara simbolik Permendagri soal tapal batas Kota Manado dan Kabupaten Minahasa dari Gubernur SH Sarundajang