IKLAN

Operasi Pasar Pemprov H-7 Lebaran “Stok Membeludak”


MANADO-Pemeriksaan mendadak (Sidak) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) jelang hari raya Lebaran bagi umat Muslim, Kamis (30/6) ditemui masih relatif belum terjadi peningkatan signifikan.

Pemprov Sulut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan MAP, didampingi Kepala Instansi terkait lainnya seperti Kadis Perindag Ir Jenny Karouw, Kadis ESDM Ir Marly Gumalag dan Karo Perekonomian Jane Mendur, SE melakukan pemeriksaan mendadak (Sidak) sekaligus memantau harga sembilan bahan pokok masyarakat (sembakomas) di pasar Bersehati Calaca, dan pasar Segar Paal Dua Kamis, (30/06), kemarin

Operasi pasar Pemprov Sulut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan MAP, didampingi Kepala Instansi terkait lainnya seperti Kadis Perindag Ir Jenny Karouw, Kadis ESDM Ir Marly Gumalag dan Karo Perekonomian Jane Mendur, SE lakukan Sidak juga memantau harga sembako di pasar Bersehati Calaca dan pasar Segar Paal Dua, Kamis (30/6) (foto:Ist)

Pasalnya, sidak terkait pantauan ketersediaan dan harga sembako, daging ternyata masih dalam kapasitas aman. Hal uni dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulut Drs Sanny Parengkuan MAP.

“Antisipasi melonjaknya harga barang jelang Hari Raya lebaran. Ketersedian kebutuhan pokok masyarakat saya akui stok sangat banyak di pasaran, untuk itu masyarakat tak perlu kuatir, beber Parengkuan.

Sembari memantau harga sembilan bahan pokok masyarakat (sembakomas) di pasar Bersehati Calaca, dan pasar Segar Paal Dua Kamis, (30/6).

Berdasarkan Pantauan di Pasar Bersehati Calaca, Kamis siang tadi diketahui daging Sapi 95.00/kg, daging ayam 26.000/kg, cabe rawit 18.000/kg, tomat 12.00/kg, bawang putih 36.000/kg, bawang merah 40.000/kg, minyak goreng curah 12.000/kg, beras super win 12.500/kg.

Sidak didampingi instansi terkait yaitu Kepala Instansi terkait lainnya seperti Kadis Perindag Ir Jenny Karouew, Kadis ESDM Ir Marly Gumalag dan Karo Perekonomian Jane Mendur, SE.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Ir Jenny Karouw mengatakan jelang Idul Fitri biasanya harga kebutuhan pokok cenderung meningkat karena faktor lonjakan minat pembeli p memenuhi pasar-pasar tradisional ataupun supermarket.

“Makannya saat ini (Kamis-red) Pemprov turun lapangan dengan melakukan sidak, apabila diperlukan akan dilakukan operasi pasar agar harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil,”jelasnya.

Sementara itu, Karo Perekonomian Jane Mendur menambahkan selain mengantisipasi melambungnya kenaikan harga, sidak juga untuk mengetahui sejauh mana ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging masih dalam batas wajar, walaupun mengalami sedikit kenaikan. Hal ini karena pasokan bahan pokok tidak tergantung dari Pulau Jawa. Tidak hanya itu, stock ketersedian juga aman sampai hari raya Idul Fitri,”pungkasnya. (srikandi/hm)

 

Manado Fiesta 2017