IKLAN

Singkronisasi APBD 2016 Memanas, Lontoh Dituding Sepelehkan BMR


Rapat singkronisasi Banggar dan TAPD Pemprov

Rapat singkronisasi Banggar dan TAPD Pemprov

MANADO – Rapat singkronisasi APBD 2016 antara Badan Anggaran ( Banggar) dengan TAPD Pemprov berlangsung alot. Karena dalam rapat singkronisasi ini terkesan tidak transparannya  dalam penyampaian informasi pembahasan antara komisi dan SKPD.

Bahkan yang terpantau dalam pembahasan, Kamis (26/11)  Komisi III enggan membeberkan berapa anggaran Dinas PU yang bakal terserap di 15 Kabupaten/ Kota.

Namun James Tuuk anggota DPRD Sulut dapil Bolmong Raya tetap ngotot agar Komisi 3 dapat menyampaikan dalam rapat  singkronisasi sehingga jalannya rapat sempat memanas,  antara dirinya dengan Sekertaris Komisi III, Edwin Lontoh

“Saya hanya meminta kiranya komisi III bisa memberikan data kususnya mengenai alokasi anggaran Dinas PU, apa susahnya dikasih? Kan hanya minta data itu saja,” papar James Tuuk. Sambil mengakui permintaannya ini adalah bagian dari aspirasi yang dimana sudah ditanyakan oleh tokoh-tokoh besar Bolmong seperti empat raja Bolmong dan empat kepala daerah serta satu wali kota.

Sekretaris Komisi III Edwin Lontoh yang merasa tersinggung menegaskan, menyikapi pembicaraan dari pak James Tuuk, dimana singkronisasi adalah bagian dari gambaran umum apa yang dibahas. Yang dipertanyakan oleh pak James sudah dibahas secara saksama sesuai dengan peruntukan di 15 kabupaten dan kota , bukan hanya berbicara sebagai Nusa Utara.

“Anggaran yang ada bukan diprioritaskan atau diperuntukan karena raja atau empat bupati atau satu wali kota, karena peruntukan ini harus proposional di 15 kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Lanjut Lontoh, kalau berpikir seperti itu bawah system anggaran di Sulut tidak akan berjalan, kenapa? Anggaran terbatas.

” Kita jangan selalu berpikir untuk dapil kita sendiri, kita ini adalah anggota DPRD Sulut. Pembahasan singkronisasi ini bukan hanya pada di Dinas PU,” ungkapnya.

Namun, Tuuk tetap ngotot dan mengancam akan melakukan intrupsi  di Paripurna hari ini jika data tidak diberikan. Hingga akhirnya, Stevanus Vreeke Runtu sebagai Ketua Dewan memutuskan agar data yang diminta Tuuk tetap diberikan 2 jam sebelum paripurna dilaksanakan. (mom)

 

Manado Fiesta 2017