IKLAN

Sidang Tipikor Dispenda Sulut, 3 Pejabat Akui Lalai Jalankan Tupoksi


foto ilus

foto ilus

MANADO – Pengadilan Negeri Manado kembali menggelar sidang tindak pidana korupsi Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulut yang menyeret mantan Bendahara MT alias Meity pada Selasa (18/10). Sidang kali ini, dilanjutkan dengan menghadirkan tiga orang saksi yang merupakan pejabat di Dispenda yaitu, Yunita Laloan, Jein Mendur, dan Mega Sondak.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Halidja dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pingkan Gerungan Cs, pengakuan para saksi tersebut, terbukti bahwa ketiganya selaku pejabat telah lalai menjalan Tupoksi.

Diantaranya tidak pernah melakukan pemeriksaan buku kas, dan tidak pernah mengecek buku pajak dan bukti setoran pajak. “Memang setiap setoran pajak, tidak pernah kami lihat langsung,” tutur salah satu saksi.

Dengan demikian Penasihat Hukum (PH) Terdakwa Herman Wenas berpendapat, bahwa ketiga saksi lalai dalam menjalankan tugasnya. “Bisa disimpulkan dari keterangan para saksi, maka beberapa proses pekerjaan di Dispenda tidak terkontrol sehingga terjadilah kasus ini,” katanya.

Diketahui, kasus ini tahun terjadi tahun 2014, terdakwa saat itu menjabat bendahara pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), diseret sebagai terdakwa atas kasus dugaan korupsi pajak insentif sebesar Rp 422 juta, dengan kerugian negara yang ditimbulkan.

Sebagaimana temuan BPK tahun 2015, terdakwa tidak bertanggungjawab menyetor uang. Padahal terdakwa telah menandatangani surat keterangan tanggungjawab mutlak. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada penggantian uang itu. Buntutnya, masalah tersebut menjadi temuan BPK dan langsung diusut Kejati Sulut. (ekaputra)