IKLAN

Sering Resahkan Warga, 4 Begundal Ini Diringkus Paniki


received_1000404386712176

4 begundal yang diringkus Tim Paniki. (Foto Ist)

MANADO – Terkait Operasi Simpatik dan Operasi Pekat yang dilaksanakan Polda Sulut dan Jajaran, 4 orang pemuda yang sering meresakan warga dengan tindakannya yang melempari mobil atau motor dengan batu di seputaran Pasar Sore Sindulang. Keempatnya, tidak berkutik saat Tim Paniki dibawah pimpinan Bripka Gazali Mulyono meringkusnya pada Minggu pagi sekitar pukul 02.00 Wita (06/3). Tim Paniki yang saat itu sedang mengadakan patroli malam di seputaran daerah tuminting mendapat laporan tentang adanya sekelompok orang yang sedang berada ditengah jalan sambil memegang kayu balok dan batu.

Dengan cepat dan senyap layaknya Paniki (kelelawar), Tim bergerak ke tempat kejadian perkara. Setelah sampai, keempat begundal tersebut sedang menenteng kayu dan batu sambil menunggu targetnya. Tim pun langsung melakukan penangkapan dengan menghadang balik para pelempar batu tersebut. Mereka yang sudah dikepung, tidak bisa berkutik dan langsung digiring ke Polresta Manado.

Keempat tersebut yang berinisial FK alias Fendy ( 24) warga Kelurahan Pandu Lingkungan V Keamatan Bunaken, RN alias Reza (22) warga Kelurahan Tuminting Lingkungan III Kecamatan Tuminting, SK alias Sony (31) warga Keluraham Sindulng II Lingkungan III, JS alias Johny ( 22) warga Kelurahan Bailang Lingkungan II Kecamatan Bunaken, mengakui perbuatan mereka. “kami memang sempat iseng melempar beberapa kendaraan, dan tak menyadari akan ditangkap,”ujar mereka.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi mengakui peristiwa tersebut. “Mereka telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Marsidi. (ekaputra)