IKLAN

Sepekan Dua Warga Tewas Gantung Diri di Passi Bolmong


 

Korban Novri Mokalu Disemayamkan di Rumah Duka di Sinsingon Timur. (foto dok)

Korban Novri Mokalu Disemayamkan di Rumah Duka di Sinsingon Timur. (foto dok)

BOLMONG – Tanpa sebab yang jelas seorang pria berusia 19 tahun Novri Mokalu melakukan aksi nekat. Anak kedua dari tiga bersaudara ini gantung diri di rumah orang tuanya Desa Sinsingon Timur Kecamatan Passi Timur pada Jumat 8 Mei 2015 sekitar pukul 16.00 Wita.

Informasi didapat siang itu korban baru saja bersama calon istri Nagia Roring. Tapi tiba-tiba korban masuk ke dalam kamar, sedangkan Nagia sedang memasak di dapur. Betapa kaget Nagia saat mau memanggil calon suaminya makan siang didapati telah gantung diri.

Nagia pun langsung berteriak histeris. Kakak korban Friko Mokalu dibantu beberapa orang tetangga membuka tali dan menurunkan korban. Korban pun sempat dilarikan di Puskesmas Pinasungkulan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), hanya sayangnya nyawanya tak tertolong.

Sementara pada Rabu 6 Mei 2015 juga telah terjadi gantung diri. Kali ini terjadi di Desa Bintau Kecamatan Passi. Adalah seorang pria Regi Mokodongan berusia 23 tahun
Kapolsek Passi AKP Saiful Tammu saat dikonfirmasi membenarkan dua kasus gantung diri di wilayah hukumnya. “Iya benar di wilayah saya pada pekan lalu telah terjadi gantung diri yang menyebabkan kedua korban meninggal dunia,” tegas AKP Saiful yang juga Kasubag Humas Polres Bolmong saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. (yoan)