IKLAN

Lima Tempat Ibadah di Eks Kampung Texas Bakal Jadi Ikon Kerukunan Sulut

Semua Umat Beragama Dukung Pembangunan Taman Wisata Religius di Pusat Kota Manado


Lima Tempat Ibadah di Eks Kampung Texas Bakal Jadi Ikon Kerukunan Sulut

Para Tokoh agama se Kota Manado saat pertemuan dengan Wali Kota Vicky Lumentut soal pertemuan taman wisata religius di pusat Kota pasar 45 Manado

Para Tokoh agama se Kota Manado saat pertemuan dengan Wali Kota Vicky Lumentut soal pertemuan taman wisata religius di pusat Kota pasar 45 Manado

MANADO— Menyusul terkatung-katungnya program Pemkot Manado menjadikan kawasan kampung Texas Pusat Kota Pasar 45 sebagai ikon kerukunan umat beragama di Sulut membuat Forum Kerjasama Antar Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSUA) Kota Manado berinisiatif bertemu Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut untuk memastikan rencana pemerintah menjadikan kawasan tersebut sebagai Taman Wisata Religius dengan membangun 5 tempat ibadah.

Pertemuan yang berlangsung Selasa (10/3) kemarin di Rudis Wali Kota dihadiri semua tokoh agama di Kota Manado. Intinya, semua mendukung program Taman Wisata Religius segera hadir di pusat Kota Manado tersebut.

“Program ini memang sudah lama sejak Wali Kota Manado Jimmy Rimba Rogi. Ini sangat baik, sebab disitu akan menjadi ikon kerukunan masyarakat Sulut,’’ kata Ketua Harian FKUB Manado, Pdt. Renata Ticonuwu.

Dalam pertemuan tersebut, semua tokoh agama mendukung adanya taman religius tersebut. “Tokoh-tokoh muslim tadi hadir semua. Mereka mendukung sepanjang itu positif untuk Kota Manado kedepan,’’ tandas Ticonuwu.

Sofyan Lapasau, Sekretaris FKUB Manado pun demikian. “Sudah ada langkah-langkah ditempuh bersama tokoh agama dengan pemerintah untuk rencana pembangunan wisata religius tersebut,’’ ujar Lapasau kepada wartawan.

Menurutnya, tokoh-tokoh muslim sudah ada kesepakatan bersama antara pemerintah jika program Pemkot itu bermanfaat untuk masyarakat. “Yang jadi persoalan sekarang, masih kurang komunikasi dan sosialisasi ke tingkat bawah terutama tokoh muslim. Ini yang diminta Pak Wali Kota supaya kita bersama-sama turun menyampaikan hal-hal ini,’’ katanya.

Sebab, menurut Lapasau, meskipun ada niat baik Pemkot untuk kota Manado kedepan kalau kurang koordinasi baik akan menimbulkan multitafsir. “Tapi namanya program pemerintah, BKSUAS, FKUB kalau itu terbaik dan bermanfaat kita dukung.’’ Ujarnya sembil menambahkan, selain masalah taman religious tersebut, Wali Kota juga meminta kepada semua tokoh agama bersama-sama membantu persoalan keamanan.

Sementara Ida Ketut Alit, ketua Perisada Hindu Dharma meminta kepada seluruh masyarakat kota Manado menanggapi positif rencana Pemkot Manado membangun 5 tempat ibadah di eks Kampung Texas sebagai lambang kebersamaan masyarakat Sulut. “Ini perlu ditanggapi positif. Kan betapa indahnya hidup rukun dan damai di daerah kita ini,’’ ungkapnya.

Pun dikatakan Ketua Walubi Budah, Sofandy Siwi. Sepanjang niat pemerintah itu berguna untuk masyarakat Manado, mewakili kalangan Budha, mereka siap mendukung.

“Itu kan menjadi lambang kerukunan umat Bergama Kota Manado. Lambang dari kerukunan kita. Selagi hal-hal positif kami mendukung,’’ pungkas Sofandy. (anto reppy)