IKLAN

Penangkapan Tersangka Narkoba di Wilayah Gogagoman Kotamobagu

Sempat Melawan dan Akhirnya Ditembak Satuan Narkoba di Perut


Penangkapan Tersangka Narkoba di Wilayah Gogagoman Kotamobagu

Mapolres Bolmong. (f-manadoline)

Mapolres Bolmong. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Wilayah Kota Kotamobagu dicap sebagai lahan peredaran obat-obat terlarang tidaklah salah. Pada Rabu (18/2) malam sekitar pukul 20.00 Wita aparat Unit Narkoba Polres Bolmong meringkus salah seorang tersangka pengedar narkoba di Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat. Kasat Narkoba AKP Pradipta Putra Pratama mengatakan tersangka berinisial CP saat diamankan pihaknya bersama barang bukti (babuk) satu paket shabu-shabu (SS) dan uang tunai Rp 1 juta. Uang tersebut diduga hasil transaksi barang terlarang tersebut. ”Sejak tahun 2013 CP sudah dijadikan target operasi aparat kepolisian. Sebelumnya tahun 2009 silam, tersangka pernah diringkus tim satuan Narkoba Polda Sulut dengan kasus yang sama,” jelas AKP Pradipta. Masih menurut Kasat Narkoba, pihaknya bergerak setelah menerima informasi ada transaksi narkoba di wilayah Kotamobagu. Pihaknya kemudian langsung melakukan penyisiran hingga ke Kelurahan Gogagoman tepatnya di Lorong Katulidan yang bakal dijadikan tempat transaksi barang haram tersebut. “Saat ditangkap tersangka dan aparat sempat terjadi adu mulut karena tersangka dalam keadaan mabuk,” ujarnya. Bahkan karena melawan hingga petugas jatuh akibat didorong tersangka, secara spontan menarik pelatuk senjata api dan dor tersangka tertembak di bagian perutnya,” terang Pradipta sambil menambahkan anggota yang ikut dalam penggerebekan tersebut sudah dimintai keterangan dari Unit Propam Polda Sulut. Sementara pihak keluarga tersangka Dolfie Paat yang merupakan kakak menyayangkan kondisi yang dialami adiknya. “Saya sayangkan sikap oknum anggota Polres Bolmong yang tidak mengedepankan etika dan menunjukkan arogansi. Kalau memang dia (tersangka) melarikan diri kenapa ditembak di perut,” imbuh Dolfie mempertanyakan. (mara)

 

Manado Fiesta 2017