IKLAN

Selesai Upacara Bendera, Eee Siswi SDN 25 Tuminting Tuduh Guru Lakukan Aniaya (I)


MANADO- SDN 25 Tuminting heboh terkait dugaan penganiyaan oknum guru kelas II A inisial E kepada siswi AS (9), beberapa waktu lalu Senin (23/11).

Para siswa SDN 25 Tuminting

Para siswa SDN 25 Tuminting, Rabu (25/11)

Manadoline saat mengunjungi sekolah tersebut, Rabu (25/11) berhasil menemui guru E. E mengatakan kejadiannya berawal dari upacara bendera di halaman sekolah, Senin (23/11).

Lanjut E, sementara upacara bendera beberapa murid berbincang-bincang atau hanya bermain.

“Saat itu, saya sebagai pembina upacara, guru mana yang suka lihat jika anak-anak hanya bermain saat upacara,”tutur E dengan ekspresi mata berkaca-kaca.

Saat itu, anak-anak kelas atas yang hanya bermain saat upacara diberi ganjaran hormat bendera dan anak-anak kelas empat ke bawah masuk kelas salah satunya AS.

“AS waktu itu dalam keadaan berlari masuk kelas, dan larinya terlalu cepat sehingga kakinya menabrak pot bunga yang ada didepan kelas,”curhat E.

Alhasil dari kejadian tersebut, saat jatuh AS  menurut pengakuan Wali Kelas Nely Walujan, seorang murid pendiam keadaanya hanya kaki memar.

Tak terima, saat pulang sekolah setibanya di rumah AS langsung melaporkan kepada orang tuanya yang diketahui tinggal di Kelurahaan Mahawu Lingkungan III Kecamatan Tuminting. (bersambung)