IKLAN

Dugaan Korupsi PDAM Bolmong Rp 1,6 Miliar

Selangkah Lagi Bakal ada Tersangka, Kasus Dugaan Korupsi PDAM Bolmong Naik Level ke Penyidikan


Dugaan Korupsi PDAM Bolmong Rp 1,6 Miliar

Kantor PDAM Bolmong. (f-manadoline)

Kantor PDAM Bolmong. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Setelah menggilir sejumlah karyawan termasuk Direktur Utama (Dirut) HW alias Hasni, Direktur Umum AP alias Alfrida dan pengelola kas JM alias Jan, proses hukum dugaan korupsi Rp 1,6 miliar di tubuh Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bolmong, statusnya oleh penyidik Polres Bolmong dinaikan menjadi penyidikan. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Iver S.

Manossoh SH mengatakan pengusutan dugaan korupsi miliaran rupiah dana pensiun puluhan karyawan perusahaan daerah itu, kini telah ditingkatkan ke proses penyidikan. “Statusnya telah ditingkatkan ke proses penyidikan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pemanggilan kembali bagi pejabat PDAM Bolmong yang terkait dalam kasus tersebut,” tegasnya serius, Senin (6/4) siang.

Masih terkait masalah di atas, Kasat Reskrim mengatakan setelah melakukan penyitaan dokumen terkait pihaknya langsung melakukan gelar kasus dan menemukan indikasi korupsi seperti mark up anggaran. (mara)