IKLAN

Terungkap Dalam Hearing Komisi C, Soal Lampu Sollar Cell

Seharusnya 40 Watt Terpasang Hanya 12 Watt


Terungkap Dalam Hearing Komisi C, Soal Lampu Sollar Cell

Pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Kota Manado, dalam hearing terkait Sollar Cell.

Pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Kota Manado, dalam hearing terkait Sollar Cell.

MANADO –Komisi C DPRD Kota Manado Selasa (24/03), menggelar hearing dengan pihak Pemkot Manado terkait dengan pengadaan lampu jalan Sollar Cell.
Program Sollar Cell yang diketahui menggunakan anggaran APBD Perubahan tahun 2014, ternyata hingga kini belum terealisasi secara menyeluruh kepada 504 lingkungan di kota Manado.
Ketua Komisi C Lily Binti mengatakan, tujuan mengundang para Pala dikarenakan program pengadaan lampus Sollar Cell berdasarkan proposal yang diajukan pala. “Pala sengaja kami undang. Karena, pengadaan lampu Sollar Cell tersebut berdasarkan proposal dari para pala, sehingga kami perlu mendengarkan penjelasan dari mereka dan pala-pala harus jujur, supaya semua menjadi jelas,” kata Lily Binti.

Lurah dan Pala, yang hadir dalam hearing dengan Komisi C DPRD Kota Manado.

Lurah dan Pala, yang hadir dalam hearing dengan Komisi C DPRD Kota Manado.

Hasilnya, menurut pengakuan Pala, pengadaan lampu Sollar Cell dipatot anggaran Rp 11 juta untuk satu titik lampu, dan diserahkan pekerjaannya langsung kepada Pala namun dalam pelaksanaannya ternyata berbeda.
“Kami sama sekali tidak tahu mengenai anggarannya. Kami hanya menandatangani surat proposal dari CV Berkat Abadi dan PT SKY. Fasilitatornya Fahmi. Untuk mata lampu seharusnya 40 Watt namun yang terpasang 12 Watt, ini pilihan dari CV Berkat Abadi dan PT SKY,” ungkap sejumlah Pala.
Terkait dengan itu, Fanni Mantali yang merupakan anggota Komisi C meminta kepada para Pala untuk waspada, jika ini bermasalah pala sendiri yang rugi. “Bila kejadiannya seperti ini, saya menghibau pala-pala untuk waspada karena jika nantinya bermasalah pala sendiri yang rugi,” terang Mantali. (christian)