IKLAN

SDH Anggap Maya Rumantir dan Aris Sirait, Telah Mengganggu


Aris Sirait dan Maya Rumantir, saat mengunji Sekolah Dian Harapan.

Aris Sirait dan Maya Rumantir, saat mengunji Sekolah Dian Harapan.

MANADO – Pihak Sekolah Dian Harapan (SDH) menghargai kedatangan Aris Merdeka Sirait, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama anggota DPD Maya Rumantir, namun kedatangan mereka dinilai telah mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini. Sebaliknya jika dikonfirmasi terlabih dahulu maka, pihak SDH bisa mengatur waktu dan tempat untuk menerima kunjungan Ketua KPAI dan Maya Rumantir.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa Hukum Sekolah Dian Harapan, Piet Kangihade SH dan Jeane Scramm SH. Keduanya mengakui, saat kedatangan tim yang dipimpin oleh Maya Rumantir tidak ada pemberitahuan tetapi saat itu pihak sekolah berupaya menyediakan tempat untuk pertemuan tetapi ketika semua sudah dipersiapkan dan dipersilahkan untuk bertemu dengan pihak sekolah tetapi rombongan justru meninggalkan sekolah dan pertemuan pun tidak jadi berlangsung.
“Dari pihak sekolah menerima kedatangan siapa pun tetapi harus koordinasi terlebih dahulu sehingga bisa dicarikan waktu yang tepat agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar siswa. Pihak kepolisian sendiri pada saat melakukan pra-rekontruksi, terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak sekolah,” ungkap Piet mencontohkan.
Diketahui, Kamis (12/03) lalu, Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait bersama anggota Komite III Bidang Pendidikan DPD RI Maya Rumantir, melakukan kunjungan ke Sekolah Dian Harapan Manado, untuk meminta penjelasan pihak sekolah terkait peristiwa kekerasan seksual yang dialami oleh dua siswi playgroup sebut saja Bunga (4) dan Mawar (3), oleh orang dalam berinisial RYS (22) pada 21 Januari 2015 silam. (christian)

 

Manado Fiesta 2017