IKLAN

SANTUNAN DANA DUKA 2 HARI DISERAHKAN, PENGOBATAN GRATIS CUKUP TUNJUKAN KTP/K


Wali Kota GSVL: Program UC Gratis, Tidak Dipungut Biaya!

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut berdialog dengan seorang pasien pengguna program UC atau kesehatan gratis di RSUP Prof Kandou pekan lalu

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut berdialog dengan seorang pasien pengguna program UC atau kesehatan gratis di RSUP Prof Kandou pekan lalu

MANADO – Dua dari 8 Program Pro Rakyat Pemkot Manado, yakni santunan dana duka dan pengobatan biaya kesehatan gratis atau Universql Coverage (UC) terus menjadi buah bibir masyakat. Betapa tidak, melalui program ini banyak warga merasa terbantu. Warga merasa beban mereka diringankan. Hal ini untuk kesekian kali terungkap dari sejumlah keluarga pasien.

Akan hal terjadi ketika Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut belum lama ini turun langsung ke beberapa rumah sakit memantau manfaat UC kepada sejumlah pasien. GSVL, sapaan Wali Kota dengan perasaan iba menghampiri seorang pasien perempuan berusia parubaya terbaring lemas. “Oma warga Kota Manado?” Tanya GSVL. “Kase tunjuk saja KTP atau KK ke perawat atau pihak rumah sakit, nanti mereka yang mengurus biaya pengobatan dan perawatan melalui pegawai Dinas Kesehatan Kota Manado yang ditugaskan,” kata GSVL.

Kalau ada hambatan atau pungutan, menurut  GSVL langsung disampaikan. “Program UC tidak dipungut biaya sepersen pun. Banyak berdoa yah agar lekas sembuh,” ujar GSVL ketika berada di RSUP Prof Kandou, Malalayang, Manado.

 

Camat, Lurah, Pala Jangan Tahan Santunan Dana Duka Warga yang Menginggal Dunia

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut sambutan penghiburan keluarga warga Manado yang meninggal duka

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut sambutan penghiburan keluarga warga Manado yang meninggal duka

SANTUNAN dana duka bagi warga Manado yang meninggal dunia yang diluncurkan sejak 1 Oktober 2013 lalu. Wali Kota, GSVL menegaskan, santunan dana duka diserahkan setelah dua hari kemudian.  “Santunan dana duka itu harus diserahkan pada saat upacara atau Ibadah pemakaman, dan disaerahkan Camat atau Lurah dan harus diterima keluarga yang menjadi ahli waris penerimaan santunan duka,” tegas GSVL melalui Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Manado, Franky Mocodompis.

GSVL sendiri setiap kesempatan menghadiri ibadah pemakaman warganya yang meninggal dunia,  selalu mengingatkan agar para aparat Kecamatan, Kelurahan yakni Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan, agar segera menyampaikan data penduduk yang meninggal dunia untuk segera di proses pencairan santunan dana duka. ”Tidak ada potongan untuk santunan dana duka. Bila ada yang coba-coba memotong dana duka segera laporkan, sanksi tegas akan diberikan apabila ada aparat Kelurahan dan Kepala Lingkungan  yang  memotong santunan dana duka itu, ” tegas GSVL.

 

Mekanisme Pengurusan Santunan Dana Duka

image

Ilustrasi

1). Camat/Lurah/Kepala Lingkungan sesegera Mungkin melaporkan / menyampaikan Data Penduduk yang meninggal yaitu :

a). Nama Lengkap (sebaiknya disertai NIK)

b). Tempat/Tanggal Lahir

c). Alamat Kelurahan dan Lingkungan

2). Data tersebut dapat dikirim melalui medSos Pemkot Manado ForS-One (Untuk sementara sambil akan dipersiapkan media khusus untuk ini),
dan atau SMS ke nomor HP Info Capil khusus SMS No HP. (0812-1169-7271)

3). Setelah diterima data tersebut langsung di Verifikasi oleh Operator Data Base Disdukcapil, diolah paling lambat 2 (dua) Jam,
kemudian apabila yang bersangkutan benar penduduk Kota Manado. Rekomendasi langsung diantar ke Badan Pengelola Keuangan dan
Barang Milik Daerah  (BPKBMD).

Apabila ternyata yang bersangkutan tidak terdata dalam Data Base Kependudukan Kota Manado, maka akan Di konfirmasi kembali kepada Camat
dan Lurah.

Catatan: Berkas kelengkapan pencairan tetap dibawa ke BPKBMD karena harus jelas ahli waris yang akan menerima santunan dana duka tersebut. (Sumber: MedCo Humas Pemkot Manado)

 

(anto/lipsus)

 

Manado Fiesta 2017