IKLAN

Sanksi Pemecatan Menanti Aparat Pemerintah Terlibat Politik Praktis


Sosialisasi

Sosialisasi Peranan dan Fungsi Aparat Kecamatan, Kelurahan, Kepala Lingkungan dan RT se-Kota Bitung

BITUNG-Aparat pemerintahan harus menjaga netralitas, jangan terlibat dalam urusan partai politik apalagi menjadi tim sukses dalam rangka Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Bitung. Apabila aparat kelurahan baik pala maupun RT ingin terlibat dalam politik , sebaiknya berhenti saja.

Hal ini ditegaskan oleh Walikota Bitung Hanny Sondakh dalam Sosialisasi Peranan dan Fungsi Aparat Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Dalam Rangka Netralitas Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2015 di Kota Bitung, Jumat (28/8), bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, yang diikuti oleh Pejabat SKPD, Camat, Lurah dan seluruh Kepala Lingkungan dan Kepala RT sekota Bitung.

“Aparat pemerintah yang terlibat Politik atau mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta Walikota dan Wakil Walikota Bitung, sebaik berhenti saja…!,” tegas Sondakh.

Ia melanjutkan, bila ditemukan perangkat kelurahan terlibat dalam praktek politik maka Pemkot Bitung akan memberikan sangsi tegas yaitu diberhentikan dari jabatannya sebagai Pala/RT, alias dipecat. ”Untuk itu mari jaga netralitas kita selaku aparat pemerintah,” pungkasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, Walikota didampingi Wakil Walikota Bitung M. J. Lomban, SE, M.Si, Sekretaris Daerah Kota Drs. Edison Humiang, M.Si serta Ketua Pengawas Pemilu Kota Bitung Deiby Londok dan Pimpinan Panwaslu Kota Bitung Zukifli Densi. (jones)