IKLAN

Sangadi di Bolmong Keluhkan Penyusunan APBDes


 

Kantor Bupati Bolmong. (f-yoan/manadoline)

Kantor Bupati Bolmong. (f-yoan/manadoline)

BOLMONG – Ini harus menjadi perhatian Pemkab Bolmong. Sejumlah sangadi (kepala desa) mengalami kebingungan atas penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Selain belum dimasukannya APBDes, malah berdampak pada pencairan Tunjangan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Sangadi Dumoga 2 Richard Lomban mengatakan pihaknya saat ini masih mempelajari tentang peratuan bupati (perbup) terkait tata cara pencairan TPAPD dan ADD. Sebab selain proses pencairan terbilang rumit, tenaga pendampigan juga belum disiapkan. “Kita kerja sendiri. Masih mempelajari perbup, tenaga pendampingi saja belum ada,” ujar Lomban, Senin (22/6). “Kami juga belum paham soal regulasi penyusunan APBDes. Sebab soal proses pencairan hanya melalui sosialisasi saja,” tambah Sangadi Dumoga 2.

Padahal sosialisasi Dana Desa dari Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro telah jelas menyampaikan pemerintah daerah harus membantu para kepala desa dalam hal penyusunan persyaratan hingga realisasi anggaran. Selain itu akan ada pendamping untuk para kepala desa dalam pemanfaatan dana desa.

Sementara pemkab sendiri melalui Asisten I Drs Christovel T. Kamasaan MM mengatakan siap membantu keluhan para kepala desa. “Pada dasarnya kami (pemkab) siap membantu jika butuh pendampingan,” pungkas Kamasaan. (yoan)

 

Manado Fiesta 2017