IKLAN

Sang Paman Ini Kebelet Ngeseks Lihat Ponakan Tidur Pulas Kenakan Babydoll    


Korban didampingi orang tuaya saat melapor di polisi. Foto lain: AR, tersangka dugaan cabul ponakannya saat diamankan polisi. (foto: mbc.com)

Korban didampingi orang tuaya saat melapor di polisi. Foto lain: AR, tersangka dugaan cabul ponakannya saat diamankan polisi. (foto: mbc.com)

MANADO – Meski sudah tertangkap basah oleh ponakannya sendiri atas aksi nekatnya melakukan cabul, namun AR (31), warga salah satu kelurahan di Tuminting ini tidak kapok. Dengan ancaman akan menghajar ponakannya, AR pun kembali berulah melakukan aksi bejatnya.

Namun perbuatannya kali ketiga tidak berjalan mulus lagi. Kemuning, sang ponakan yang masih berusia 13 tahun ini spontan berteriak. Ini terungkap saat Kemuning yang tercatat siswa salah satu SMP di Manado didampingi orang tuanya melaporkan perbuatan abmoral pamannya di Mapolresta Manado, Selasa (20/9/2016).

Kejadian miris menimpa Kemuning itu terjadi ketika dia baru saja pulang sekolah. Siang itu gadis masih bau kencur tersebut dengan mengenakan pakaian Babydoll masuk ke kamar untuk tidur.

Rupanya AR, sang paman sudah merencanakan perbuatan bejatnya itu. Dia langsung masuk ke kamar sang Ponakan. Tubuh gadis beranjak dewasa itu ditindih. Melihat Kemuning tidak terbangun, aksi AR pun makin menjadi-jadi.

Nafsu birahinya yang sudah sampai ubun-ubun itu membuat AR nekat mempreteli pakaian ponakannya. Bak orang kehausan, AR mulai meggerayangi tubuh Kemuning sesekali jari tangannya memainkan (maaf, red) buah dada gadis remaja itu.

Ketika jari-jarinya mulai menyentuh kemaluan, Kemuning mendadak terbangun. Melihat sang ponakan di depannya, Kemuning pun langsung berteriak sambil menangis.

Korban pun langsung buka mulut kepada neneknya apa yang telah diperbuat Pamannya selama ini. Korban ditemani orang tuanya langsung melapor ke Polsek Tuminting. AR pun berhasil digelandang.

Korban pun diarahkan melapor ke Polresta Manado. Tersangka AR pun ikut digelandang ke Mapolresta Manado. “Pelakunya sudah diamankan. Laporan kasus dugaan cabul ini sedang ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak,” kata Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Rolly Sahelangi. (ekaputra)