IKLAN

Sadar Lingkungan, Remaja Yobel Wintas Pelajari LRB Teknik Arsitektur Unsrat


received_120300000254263837

Remaja GMIM Yobel Wintas Wilayah Manado Winangun lakukan teknik pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dari Teknik Arsitektur Unsrat didampingi Ketua KPRS Pnt Moody Rondonuwu belum lama ini, Kamis (22/9) (foto:Ist)

MANADO-Remaja GMIM Yobel Winangun Atas (Wintas) Wilayah Manado sadar memelihara dan melestarikan lingkungan, melalui teknik pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB).

Hal ini dikatakan Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Pnt. Ir. Dwight Moody Rondonuwu, MT kepada Manadoline, Kamis (22/9).

Penyuluhan dan pelatihan peningkatan kualitas lingkungan melalui LRB, sangat penting dilaksanakan bagi para remaja gereja.

“Ini untuk menanamkan kesadaran memelihara dan melestarikan lingkungan sejak dini, sudah harus dibangun sejak usia remaja,”jelas Kak Moody sapaan akrabnya.

Hal ini sangat relevant dan sinergitas dengan program gerakan remaja GMIM cinta lingkungan.

Makanya, remaja Yobel Wintas bekerjasama dengan jurusan Teknik Arsitektur Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sepakat, kegiatan LRB penting dan strategis sebagai pilot project bagi remaja GMIM secara Sinodal.

“Saya sangat bangga karena melihat animo dan antusiasme para remaja. Tentu, ini modal utama menjadikan remaja cinta dan peduli lingkungan,”imbuhnya.

Diketahui, sekitar 25 orang remaja dan pembina remaja dilatih dan diperlengkapi oleh Tim Dosen Teknik Arsitektur Unsrat, diketuai Amanda Sembel ST. MSi, di halaman depan Yobel Wintas Manado, Jumat (16/9) lalu.

(srikandipangemanan)

 

Manado Fiesta 2017