IKLAN

Rumah Ketua Golkar Sulut dan Gereja Ludes Terbakar


Rumah Ketua Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu dan gedung Gereja  GPdI Hosana Tonsealama saat terjadi kebakaran

Rumah Ketua Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu dan gedung Gereja GPdI Hosana Tonsealama (foto kanan) saat terjadi kebakaran

TONDANO – Peristiwa kebakaran hembohkan Desa Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara, Senin (29/8/2016) dinihari. Lebih geger lagi, yang terbakar itu rumah milik Ketua Partai Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu (SVR) dan gedung Gereja GPdI Hosana Tonsealama yang bersebelahan dengan rumah mantan Bupati Minahasa tersebut.

Hukum Tua Desa Tonsealama, Joice Wenas mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita. Api berasal dari kamar depan bawah kiri rumah panggung berkonstruksi dua susun tersebut.

“Kebetulan saya belum tidur. Tiba-tiba mendengar bunyi ledakan,” kata Hukum Tua yang menjadi saksi mata. Karena belum terjadi apa-apa, sang hokum tua ini kembali masuk ke rumahnya.

“Tiba-tiba terdengar ledakan kedua disertai bunyi kaca pecah. Saya keluar lagi melihat sudah ada kobaran api dari rumah pak SVR,” jelasnya.

Hukum Tua pun langsung meminta pertolongan warga sekitar. Meski sudah ada bantuan swadaya masyarakat memadamkan, namun jilatan api di dinding rumah SVR terus merangsek dindinga lainnya hingga menjalar ke bangunan gereja di samping kiri rumahnya.

4 unit Damkar Pemkab Minahasa dan 1 unit milik Pemkab Minut tiba di lokasi kebakaran saling bergantian memadamkan api. Tiga jam kemudian, sekitar pukul 03.00 Wita, api baru benar-benar padam usai merata tanahkan rumah politisi golkar yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut serta sebuah rumah ibadah.

Menurut Stacy Runtu, putrid SVR, rumah mereka saat itu memang kosong. “Yang ada hanya kasur tempat tidur di kamar depan,” katanya yang tiba di lokasi kebakaran sempat syok.

Namun dia bersykur dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. “Syukurlah nda ada korban jiwa,” katanya.

Polsek Toulimambot, AKP Hanny Gumerung mencurigai kebakaran itu dipicu akibat arus pendek listrik di rumah SVR. “Tapi kami akan selidiki penyebab sebenarnya.” Ujarnya.

“Tidak ada korban jiwa tapi kerugian materil ditaksir lebih Rp1 miliar,” timpal Camat Tondano Utara Yanny Moniung. (srikandi)