IKLAN

Hanya Pemkab Bolmong dan Bolsel yang Suport

RPIBM Siap Gelar Malam Budaya Kain Adati Bolmong


Hanya Pemkab Bolmong dan Bolsel yang Suport

 

Batik Kinatola dan Sikayoe Dilaunching Malam Ini di Jakarta. (foto dok)

Batik Kinatola dan Sikayoe Dilaunching Malam Ini di Jakarta. (foto dok)

KOTAMOBAGU – Upaya mempromosikan budaya Bumi Totabuan tidaklah ringan. Ini kendala serius yang dialami warga Bolmong di perantauan. Rukun Pogogutat In Bolaang Mongondow (RPIBM) wilayah Jabodetabek yang akan menggelar “Malam Pagelaran Budaya dan Kain Adati Bolaang Mongondow pada Sabtu (23/5) malam ini merasa tidak mendapat suport dari pemerintah daerah ini. Bayangkan saja dari lima kabupaten kota hanya Bolmong dan Bolsel yang siap berkontribusi dengan mengirim duta wisata ke Jakarta. “Kami jauh-jauh hari telah memberitahukan kepada pemkab pemkot BMR lewat proposal dan undangan resmi terkait acara yang dimaksud.

Sayangnya hanya Pemkab Bolmong dan Bolsel yang meresponnya,” ujar ketua panitia pelaksana, Arman Adiprana Damopolii, Kamis (21/5). “Padahal agenda ini bukan semata-mata kepentingan segelintir kelompok di perantauan tapi ini demi budaya Bolmong ke depan,” sesal Arman yang juga putra mantan Bupati Bolmong dua periode almarhum Drs Hi J.A Damopolii. Arman atas nama panitia dan RPIBM mengucapkan terima kasih kepada Bupati Hi Salihi B. Mokodongan dan Bupati Hi Herson Mayulu SIP atas perhatiannya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Komunikasi dan Informasi (Dishubparkominfo) Kota Kotamobagu, Hi Moch. Agung Adati ST MSi yang dikonfirmasi kemarin mengatakan tak mengetahui sama sekali acara tersebut. “Sampai saat ini saya tidak menerima disposisinya,” ujar Agung singkat.
Sekadar diketahui acara yang digelar di Puri Ratna Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta akan memperkenalkan dan melestarikan kain adati Bolaang Mongondow yakni Kinatola dan Sikayoe. “Acara fashion show akan memakai motif tenunan asli kain Adati Bolaang Mongondow dengan perancang busana ternama Indonesia Itang Yunasz,” pungkas Damopolii. (yoan)